Program Studi Ekonomi Pembangunan (S1)

VISI

Menjadi salah satu program studi penyelenggara program Strata 1 (S1) Ekonomi Pembangunan melalui sistem PTTJJ di Indonesia yang menghasilkan Sarjana Ekonomi Pembangunan yang memiliki pondasi kuat dalam ilmu ekonomi dan mampu memecahkan permasalahan-permasalahan ekonomi baik makro maupun mikro.

MISI

Tujuan
1. Menghasilkan lulusan yang memiliki kecakapan dalam belajar mandiri, kerja sama dan penguasaan pengetahuan ilmu ekonomi pembangunan yang diperlukan untuk meningkatkan jenjang karier.
2. Menyiapkan lulusan yang memiliki pemahaman tentang tanggung jawab profesi dan beretika dalam kehidupan sosial, dan memiliki kemampuan beradaptasi pada dunia kerja dan jalur karier.
3. Memberikan pengetahuan yang komprehensif kepada mahasiswa dalam bidang ilmu ekonomi pembangunan serta kemampuan berpikir kritis dan inovatif untuk menganalisis dan memecahkan permasalahan ekonomi baik makro maupun mikro.

Capaian Pembelajaran
Kurikulum Program Studi S1 Ekonomi Pembangunan dirancang agar dapat ditempuh mahasiswa dalam waktu kurang lebih delapan semester. Kurikulum tersebut dibuat dalam bentuk paket arahan semester.

Keterampilan Khusus
1. Kemampuan menerapkan konsep/teori dan perangkat analisis yang dibutuhkan untuk merumuskan permasalahan ekonomi riil secara mikro dan makro di masyarakat seperti kemiskinan, kerusakan lingkungan, agribisnis, pengelolaan keuangan mikro dan berbagai persoalan pembangunan masyarakat dengan memanfaatkan pendekatan ilmiah dalam pemecahannya.
2. Kemampuan mengembangkan perencanaan pembangunan ekonomi daerah
3. Kemampuan memahami dan mengevaluasi kebijakan pemerintah dan kaitannya terhadap dunia usaha.
4. Kemampuan melakukan pemetaan terhadap potensi ekonomi baik lokal maupun nasional, serta handal dalam menyusun perencanaan pengembangan ekonomi secara komprehensif.
5. Kemampuan menganalisis berbagai problematika keuangan, perbankan nasional dan internasional, serta berkontribusi dalam merumuskan konsep pengembangan keuangan dan perbankan nasional

Daftar Dosen