ep 5

Workshop Reanalisis Kurikulum Program Studi Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi Universitas Terbuka

Pada Hari Rabu sampai Minggu, tanggal 2 – 6 Oktober 2019 telah dilaksanakan Kegiatan Reanalisis Kurikulum Program Studi Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi, Universitas Terbuka bertempat di Hotel Aston Marina Ancol Jakarta.

Dasar Pelaksanaan :
1.) Surat Tugas Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Terbuka No. 43213/UN31.FAK.2/PP.08/2019 tertanggal 19 September 2019.
2.) Workshop Re-Analisis Kurikulum Program Studi Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi, Universitas Terbuka tanggal 2 – 6 Oktober 2019 bertempat di Hotel Aston Marina Ancol Jakarta.

Tujuan Kegiatan :
Kegiatan Re-Analisis kurikulum ini bertujuan untuk melakukan analisa kembali kurikulum Program Studi Ekonomi Pembangunan Universitas Terbuka yang sesuai perkembangan ilmu pengetahuandan teknologi yang begitu cepat, serta kebutuhann dunia usaha dan dunia industry yang mengakomodir pada era revolusi Industri 4.0 serta penerapan pendidikan abad 21 yaitu Outcome Base Educationa (OBE).

Agenda Kegiatan :

Rabu, 2 Oktober 2019: Paparan dari
• Prof. Tian Belawati
• Prof. Paulina Pannen
• Dr. Mohamad Yunus, S.S., M.A

Kamis dan Jumat, 3 dan 4 Oktober 2019: FGD dan Perumusan Visi, Misi, CPL dan CPMK
• FGD dihadiri oleh Akademisi, Praktisi dan Asosiasi
• Penyusunan Visi, Misi, CPL dan CPMK (didampingi oleh Fasilitator)

Sabtu, 5 Oktober 2019: Kerja Mandiri Penyusunan CPMK (didampingi fasilitator)

Minggu, 6 Oktober 2019: Sanctioning Hasil Kegiatan

Peserta Kegiatan

Narasumber:

  1. Prof. Tian Belawati
  2. Prof. Paulina Pannen
  3. Dr. Mohamad Yunus, S.S., M.A
  4. Prof. Dr. Lincolin Arsyad, M.Sc
  5. Rossanto Dwi Handoyo, Ph.D
  6. Dr. Deddy Heriwibowo, MEP
  7. Heddy A. Pritasa, S.E., M.M
  8. Dr. Siti Aisyah
  9. Teguh Dartanto, Ph.D

Penanggung Jawab:
Dr. Etty Puji Lestari, S.E, M.Si.

Moderator:
Dr. Ake Wihadanto, S.E., M.T.

Notulis:
Rini Yayuk Priyati, S.E., M.Ec., Ph.D.
Fasilitator:
Dr. R. Benny Agus Pribadi, M.A.

Peserta:

  1. Adrian Sutawijaya, S.E., M.Si.
  2. Dra. Any Meilani, M.Si.
  3. Arief Rahman Susila, S.E., M.Si.
  4. Dra. Hendrin Hariati Sawitri, M.Si.
  5. Rini Febrianti, M.E.
  6. Drs. Suhartono, M.Si.
  7. Ir. Tri Kurniawati Retnaningsih, M.Si.
  8. Yosi Mardoni, S.E., M.Si.
  9. Zulfahmi, S.E., M.Si.

Administrasi:

  1. Annisa Syarifah, S.Si
  2. Nurul Habibah, S.E

Waktu Pelaksanaan : 2 – 6 Oktober 2019

Tempat Pelaksanaan : Hotel Aston Marina Ancol Jakarta

Hasil Kegiatan :

1.) Paparan PJJ dan Kebijakan Pendidikan Era Revolusi Industri 4.0 :
a.) Prof. Tian Belawati
Kompetensi Revolusi Industri 4.0
• Penguatan Karakter
• Literasi Kemanusiaan
• Literasi Sosial
• Literasi teknologi
• Mahasiswa diajak deep learning dan reflecting thingking
• 10 Keterampilan RI 4.0

b.) Prof. Paulina Pannen
• Fokus pada pengembangan SDM,
• Internasionalisasi dan konektivitas,
• Pelibatan mahasiswa
• Engagement (dosen dan mahasiswa), link
• Pembagian kriteria internasionalisasi dan konektivitas (30 % praktek, 40 % keilmuan, 30 % ke UT-an

c.) Wakil Rektor Bidang Akademik (Warek I)
• 30 % nuansa terapan
• 9-10 SKS kompetensi ciri khas prodi
• Harus ada banchmark 3 PTN bereputasi, 3 Pt luar negeri
• Menguasai Bahasa asing

2.) Focus Group Discussion
a.) Prof. Dr. Lincolin Arsyad, M.Sc
• Kurikulum diperbaiki setiap tahun
• Kurikulum fokusnnya aplied bukan science sehingga MK harus up to date dan bias digunakan untuk 10 tahun mendatang
• Visi harus memiliki 3 hal: achievement, dimensi waktu, prestasi)
• Konsentrasi Regional dan bisnis economic digital
• Memiliki hubungan dengan SDM unggul Indonesia maju
• Kurikulum jadi pemimpin bukan tukang

b.) Dr. Deddy Heriwibowo, MEP
• Sekarang masuk e-gov dan mengarah ke smart city
• Lulusan harus memiliki pemahaman tentang eco-system pemerintah dan mamp berinteraksi dengan ekosistem pemerintah
• New economics Institutional
• Behaviour economics
• MK yang bisa diaplikasi pada penganggaran pemerintah

c.) Dr. Siti Aisyah
• Profil lulusan versi APSEPI
• Visi harus unik, terukur dan realistik
• Apakah membentuk MK baru atau memasukan ruhnya kedalam MK yang sudah ada (RI 4.0)
• Profil lulusan UNS (ekonom, analis, praktisi, wirausahawan)
• CPL minimum ada 4 awal: menguasasi konsep dasar ilmu ekonomi, mengaplikasikan dan memngembangakan keahlian dalam bidang ekonomi, mengkomunikasikan dan tanggung jawab sosial

d.) Rossanto Dwi Handoyo, Ph.D
• UT harus Lebih ke practical
• Lulusan S1 itu harus jadi pemimpin dan decision maker
• PT harus menghasilkan lulusan yang create Job
• Ada konsentrasi-konsetrasi
• Sertifikasi kompetensi
• UNAIR mendekatkan mahasiswa dengan praktisi (mengundang praktisi untuk hadir sharing knowledge dengan mahasiswa)
• Penekanan pada lulusan yang bukan untuk pemerintahan

e.) Heddy A. Pritasa, S.E., M.M
• Banyak Materi terkait ekonomi makro dan mikro (terkait Fiscal)
• Mitigasi finansial ( Banyak peraturan kementrian terakit dengan asuransi, ex : asauransi pertaniaan, asuranasi perikanan, asuransi milik negara)
• Forum eksekutif asuransi (banyak alumni UT)
• Modul UT sudah bagus, bisa belajar tanpa nanya
• Wadah alumni UT kurang tersalurkan
• Memperkuat wadah keterikatan

f.) Dr. R. Benny Agus Pribadi, M.A.
• Kurikulum sebagai suatu sistem
• Taksonomi bloom perlu diperhatikan
• Perlu diperhatikan system UT akibat perubahan kurikulum akan merubah semuanya
• Rumuskan Profil lulusan terlebih dahulu, capaian pembelajaran

g.) Teguh Dartanto, Ph.D
• Perubahan kurikulum dilakukan setiap tahun yang minor sedangkan mayor setiap 4 tahun
• Tuntutan Life skil mahasiswa harus bisa 4 literasi (dasar, data, teknologi dan manusia)
• Tuntutan excellence
• Tuntutan persaingan global dan ranking
• Tiga tantangan utama: mampu membekali mahasiswa untuk pekerjaan yang belum ada saat ini, teknologi permasalahan yang belum teridentifikasi
• 5 kompetensi : kebutuhan masyarakat, dunia kerja, profesional, generasi muda dan perkembangan ilmu
• Proses yang dipentingkan adalah menjawab kebutuhan pasar
• Pembelajan dalam MK Ekonometrika mengesampingkan asumsi
• MK Mikro dan maksro sebesar 25 persen dari total sks yang diambil

3 .) Kerja Kelompok Merumuskan Hasil FGD
a.) Profil Lulusan
• Ekonom
• Wirausahawan
• Peneliti
• Perencana Pembangunan
• Pengambil Kebijakan

b.) ELO (Expected Learning Outcome)
• Mampu menerapkan konsep dasar makroekonomi dan mikroekonomi dalam pemecahan masalah yang berkaitan dalam pembangunan ekonomi
• Mampu menerapkan prinsip prinsip ekonomi dalam menjalankan wirausaha
• Mampu berperan sebagai asisten peneliti dalam penelitian ekonomi
• Mampu menggunakan analisis ekonomi dalam membuat perencanaan pembangunan
• Mampu mengkaji kebijakan terkait dengan permasalahan ekonomi dan pembangunan

Foto Kegiatan

IMG-20190314-WA0014

Pengembangan KIT Tutorial Fakultas Ekonomi Tahun 2019

Fakultas Ekonomi, Universitas Terbuka telah melaksanakan kegiatan Workshop Pengembangan KIT Tutorial yang dilaksanakan dari tanggal 14 sampai dengan 17 maret 2019 di Gedung Serba Guna dengan mengundang para dosen dari perguruan tinggi dan praktisi dari seluruh Indonesia untuk semua jurusan yang ada pada Fakultas Ekonomi.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Dekan Fakultas Ekonomi Dr. Ali Muktiyanto, S.E., M.Si.,. Dalam sambutannya beliau mengharapkan hasil akhir dari kegiatan ini adalah KIT Tutorial yang berkualitas baik, dimana KIT tersebut nantinya akan sangat berguna dalam proses pembelajaran bagi mahasiswa. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari dihadiri oleh tutor tuton terpilih jurusan Ekonomi Pembangunan sebanyak 60 tutor, Jurusan Akuntansi sebanyak 32 tutor, jurusan Manajemen sebanyak 43 tutor.

Dalam kegiatan tersebut para tutor diminta menghasilkan produk yang berkualitas yang terdiri dari KIT Tutorial Rancangan Aktivitas Tutorial (RAT), Satuan Aktivitas Tutorial (SAT) Tutorial Tatap Muka/ Tutorial Webinar (TTM/Tuweb), SAT Tutorial TTM/Tuweb, Silde PowerPoint (PPt) untuk TTM, kisi-kisi tugas tutorial dan tugas tutorial beserta pedoman penskorannya. Selama kegiatan berlangsung, para pengembang didampingi oleh Dosen fakultas Ekonomi.

Workshop 003

Benchmarking Program Studi S1 Akuntansi Keuangan Publik dalam Wokshop Pengembangan Kurikulum Akuntansi Publik

Perubahan lingkungan akuntansi publik tidak bisa dihindarkan yang menuntut perubahan mendasar terhadap kurikulum pembelajaran akuntansi publik. Keberadaan akuntansi publik dipandang tidak sesuai lagi ditempatkan dalam bingkai akuntansi bisnis mengingat tujuan, karakteristik dan cakupannya yang berbeda.

Sejalan dengan hal tersebut, bertempat di Aula Gedung Utama Lt 3 FEB Universitas Brawijaya Malang pada hari Sabtu 16 Februari 2019, FEB Brawijaya Malang bersama dengan Forum Dosen Akuntansi Publik (FDAP), Ikatan Akuntan Indonesia Kompartemen Akuntan Pendidik (IAI KAPd) dan Association of Public Sector Accounting Educators (APSAE) mengadakan Workshop “Kurikulum Akuntansi Publik Untuk Menghadapi Era Industri 4.0”. Pada kegiatan ini dilaksanakan pemetaan kurikulum dan review kurikulum akuntansi publik disertai dengan penyediaan sejumlah referensi terkait, baik dalam bentuk Rancangan Materi Kuliah (RMK) maupun Buku Materi Pokok (BMP) untuk skala nasional. Kegiatan ini dihadiri lebih dari 120 peserta yang berasal dari akademisi seluruh perguruan tinggi Indonesia yang berkecimpung di sektor publik.

Workshop ini diawali sambutan oleh Ketua FDAP (Dr. Harnovinsah) dan diikuti pembukaan workshop secara resmi oleh Dekan FEB Brawijaya (Drs Nurkholis, M.Buss., Ak., Ph.D.). Stimulus kegiatan ini, diawali pemaparan materi oleh dosen FEB Brawijaya (Abdul Ghofar, Ph.D) terkait kurikulum Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) berbasis Outcomes Based Education (OBE), kemudian dilanjutkan pemaparan terkait kurikulum akuntansi publik untuk jenjang pendidikan D-IV, S-1 & S-2 oleh Guru besar UGM (Prof. Indra Bastian, Ph.D) dan sebagai benchmark kurikulum Akuntansi Publik disampaikan oleh Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Terbuka (FE UT) (Dr. Ali Muktiyanto) didampingi oleh Ketua Program Studi S1- Akuntansi Keuangan Publik Universitas Terbuka (PS S1 AKP UT) (Noorina Hartati, MSc), karena PS S1 AKP UT merupakan pelopor pendidikan S1 Akuntansi Publik di Indonesia.

Pada kegiatan ini, FE UT secara luas melakukan sharing knowledge terhadap para dosen yang tergabung dalam FDAP dan APSAE terkait cara pembelajaran, pengembangan kurikulum dan pengembangan bahan ajar KKNI berbasis OBE yang telah dilakukan oleh PS S1 AKP UT. Hal ini terlebih dikarenakan mayoritas mahasiswa UT adalah mahasiswa yang telah bekerja dan akan bekerja di organisasi publik, sehingga diharapkan dapat semakin meningkatkan kompetensi dan memberikan pengalaman praktik melalui mata kuliah laboratoriumnya.

Para peserta sangat mengapresiasi reanalisis kurikulum yang telah di lakukan oleh PS S1 AKP UT untuk kurikulum di tahun 2020. Kegiatan workshop pengembangan kurikulum Akuntansi Publik ini diharapkan bisa menjadi acuan kurikulum dan bahan ajar secara nasional bagi Program Studi Akuntansi Publik lainnya. FE UT juga menawarkan enam jenis kerjasama kepada anggota FDAP dan APSAE terkait tridarma perguruan tinggi, perekrutan mahasiswa, pemberian beasiswa, penyediaan fasilitas layanan, pengembangan SDM dan pemanfaatan asset dan layanan UT untuk semakin mempercepat proses pengembangan kurikulum nasional tersebut.