vss akutahu event

Membangun Generasi Muda, Generasi Muda Membangun untuk Indonesia Emas 2025

Untuk calon-calon generasi muda yang sukses harus banget ikutan Virtual Sharing Session kali ini! Dengan topik yang menarik yaitu Membangun Generasi Muda, Generasi Muda Membangun untuk Indonesia Emas 2025.

Pembicara yang dihadirkan oleh Media AKUTAHU juga pastinya berkredibel yaitu Pak Dimas Oky dan Pak Timothy Astandu.

Di sesi kali ini juga teman-teman akan menonton Film CITA (Kolaborasi Komunitas dan Media AKUTAHU, Universitas Terbuka, Raiz Invest Indonesia, dan Populix) secara bersama-sama!

Untuk teman-teman yang ingin bergabung, unduh dan pasang Aplikasi Raiz dengan cara Scan QR pada poster acara. Lalu baca blog “Webinar dan Nobar Film CITA bersama Media AKUTAHU, Raiz, dan UT”, pastikan kalian klik LINK pada blog tersebut untuk MENDAFTAR.

Jangan ketinggalan ya,
Sabtu, 1 Mei 2021
Jam 15:30 – 17:00
via Microsoft Teams
atau kalian juga bisa menonton via LIVE YouTube UNIVERSITAS TERBUKA

*Dapatkan sertifikat gratis
*Dapatkan Saldo GoPay 500k untuk 10 orang pemenang kuis berhadiah dari Media AKUTAHU

#akutahu #mediaakutahu #akutahuevent #populix #cita #filmcita #akarrumput #sekejaplebihcerdas #webinar #seminaronline #gopay #kuisberhadiah #utnobarcita #vss #virtualsharingsession

COPSI 001

Competition of Public Sector Innovation (COPSI) 2nd – Inovasi Sektor Publik Menghadapi Pandemi Covid-19

Competition of Public Sector Innovation (COPSI) merupakan salah satu wadah untuk mengapresiasi penggiat di sektor publik yang telah memberikan solusi atas segala permasalahannya. Kegiatan ini digagas oleh Program Studi Akuntansi Keuangan Publik (AKP)-Universitas Terbuka dan Association of Public Sector Accounting Educators (APSAE) sejak tahun 2019. COPSI ke-2 telah sukses terselenggara pada Hari Minggu-Kamis/01-05 Nopember 2020. Kegiatan ini juga merupakan rangkaian dari kegiatan The International Seminar on Business, Economics, Social Science and Technology (ISBEST3rd yang merupakan seminar internasional tahunan yang diselenggarakan oleh Fakultas Ekonomi Universitas Terbuka.

Selama masa pandemi Covid-19 ini Fakultas Ekonomi Universitas Terbuka tetap produktif dalam mendesiminasikan hasil kajian dan penelitiannya secara daring kepada masyarakat luas salah satunya dengan menyelenggarakan ISBEST 3rd dan COPSI 2nd secara daring. Untuk semakin menciptakan optimistik di masyarakat selama pandemi Covid-19 tema COPSI 2nd yang diangkat adalah “Public sector Innovation In Facing The Covid-19 Pandemic”. Kegiatan COPSI 2nd turut disponsori oleh The Institute of Chartered Accountants of Nigeria Malaysia & District Society (ICAN-Malaysia), Association of Public Sector Accounting Educators (APSAE), Forum Dosen Akuntansi Publik (FDAP) dan Ikatan Akuntan Indonesia (IAI), serta diikuti oleh 12 finalis dari berbagai lapisan masyarakat.

NoParticipantsFromTitle
1Antares FirmanUniversitas TerbukaSmart Procurement Management Information System
2Eko SumartonoUniversitas Dehasen Bengkulu dan Perkumpulan Dosen Muda BengkuluKebun Education Of Healthy Vegetable Fruit (Sms) For Community During Covid-19? “Chantelan” Is The Solution
3Nuur Rahayu, S.PsiBimbingan Belajar dan Tempat Observasi “Pondok Dheling”Dongeng Siluet Bubuksah dan Gagang Aking
4Murlina, S.Sos, MMKOMINFO Kabupaten BlitarTAHU PEDAS MAK ONLINE
5Dian Anita NuswantaraTAX Center UNESATAX Center UNESA supporting DJP Program through UNESA TV
6Vero DeswantoUniversitas Mercubuana JakartaRemote Priority Quality Service Audits of Public Entities during the Pandemic
7Hani Lina Nadwah, SIP,MIPPemda Kota MetroPringsewu District Government Innovation Promotion Of Msme Products Affected By Covid 19
8Muhammad Ros Dien Shidiqsubmit as a society“ADREI IFACIPIC” PROGRAM in FACING THE COVID-19 PANDEMIC
9Indri JoaneUniversitas TerbukaBacaTulisUT
10Wahyu Sidiq Anwar S.Rumah AkuntansiTools Acuan Mutu Pertanggungjawaban Keuangan Desa menggunakan TEROPONG KEUANGAN DESA (TERKUDES)
11Alki Adi Joyo DiharjoViding.coWedding Virtual
12Dr. Iskandar Muda, SE, M.Si, Ak, CA, CRP, CPAUniversitas Sumatera UtaraAplikasi Laporan keuangan BUMDES

Kegiatan COPSI 2nd diawali dengan proses seleksi dokumen (desk evaluation) pada tanggal 01 Nopember 2020, lalu dilanjutkan seleksi presentasi dari para peserta secara daring pada tanggal 02 November 2020. Pada kegiatan ini para peserta menyampaikan paparan inovasinya secara interaktif dengan menggunakan vido produk inovasi yang dilengkapi dengan penjelasannya meliputi motivasi dari pembuatan produk inovasi, manfaat dari produk inovasi, keaslian produk inovasi, metode pengembangan inovasi dan testimoni dari masyarkat yang telah menggunakan produk inovasi tersebut yang sesuai dengan kriteria penilaian COPSI 2nd. Selain itu para pemirsa juga dapat secara langsung memberikan dukungannya dengan mengisi polling peserta favorit dan memberikan ekspresi tepuk tangan pada layer ZOOM untuk mendukung produk-produk inovasi yang dianggap paling mendatangkan manfaat.

Melalui COPSI 2nd ini peserta juga mendapatkan masukkan yang berharga untuk kelanjutan inovasinya agar semakin bermanfaat bagi masyarakat dari lima orang dewan juri: Dr. Oluwatoyin Muse Johnson Popoola (Assistant Professor Universiti Utara Malaysia), Moh. Mahsun, S.E., M.Sc., Ak., CA., CPA (Direktur APSAE), Dr. Rida (Ketua FDAP), Noorina Hartati, SE, M.Si (Ketua Program Studi AKP-UT) dan Prof. Ginta Ginting (Profesor Fakultas Ekonomi-UT). Kegiatan ini semakin meriah dengan diumumkanya 5 (lima) pemenang COPSI 2nd  secara daring pada tanggal 05 Nopember 2020 yang juga akan mendapatkan bantuan dana pengembangan produk inovasinya agar semakin bernilai tambah bagi masyarakat luas yaitu:

NoJuaraProduk InovasiPengiat inovasiInstansi
1Juara 1Smart Procurement Management Information SystemAntares FirmanUniversitas Terbuka
2Juara 2Dongeng Siluet Bubuksah dan Gagang AkingNuur Rahayu, S.PsiBimbingan Belajar dan Tempat Observasi “Pondok Dheling”
3Juara 3Aplikasi Laporan keuangan BUMDESDr. Iskandar Muda, SE, M.Si, Ak, CA, CRP, CPAUniversitas Sumatera Utara
4Juara 4Wedding VirtualAlki Adi Joyo DiharjoViding.co
5Juara 5TAX Center UNESA supporting DJP Program through UNESA TVDian Anita NuswantaraTAX Center UNESA
6Juara favoritSmart Procurement Management Information SystemAntares FirmanUniversitas Terbuka

Harapannya COPSI 2nd  ini dapat menjadi budaya baik untuk mengapresiasi inovasi yang telah dikembangkan oleh masyarakat, dari masyarakat dan untuk masyarakat dalam rangka menciptakan masyarakat yang madani. Untuk selengkapnya dapat disaksikan pada: https://sl.ut.ac.id/isbest3-uttv2020

web akt3

Webinar Seri Ke-3 Jurusan Akuntansi: “Intelligent Automation and Analytics: Shaping the future of Accountancy”

Wabah COVID-19 dan masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) telah menimbulkan kekhawatiran pada sistem pendidikan. Pendidikan jarak jauh, khususnya, Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Terbuka telah ditantang untuk mengatasi masalah dan mengembangkan platform pembelajaran online serta pengalaman akademik digital untuk masyarakat yang lebih luas. Penting untuk terus menyebarkan pengetahuan lintas batas dan mengembangkan pendekatan belajar-mengajar dari kelas tatap muka ke kelas virtual dan dari seminar ke web seminar (webinar). Oleh karena itu mulai dari bulan Agustus 2020 Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Terbuka secara rutin mengadakan webinar setiap bulan dengan berbagai tema yang bertujuan agar perguruan tinggi terbuka untuk semua.

Pada Webinar ke-3 ini dikemas dalam bentuk webinar internasional yang mengangkat tema “Intelligent Automation and Analytics: Shaping the future of Accountancy“. Jumlah peserta webinar internasional ini tidak kalah banyaknya dengan 2 webinar Nasional sebelumnya yaitu berjumlah 3.663 pendaftar. Jumlah penonton webinar ini melalui UT TV juga terus bertambah hampir 6.000 penonton dihari yang sama pada saat penyelenggaraan Webinar pada hari Sabtu, 17 Oktober 2020. Webinar intenasional ini juga merupakan webinar perdana yang diadakan oleh Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Terbuka yang harapannya dapat semakin menyebarluaskan ilmu pengetahuan hingga ke penjuru dunia. Hal ini terbukti dari para peserta yang mendaftar berasal dari USA, Australia, Belanda, Mesir, Saudi Arabia, Laos, Hongkong, Bangkok, Singapura, Malaysia dan wilayah Indonesia dari seluruh penjuru Nusantara.

Kegiatan webinar ini dimulai lebih pagi dari 2 webinar sebelumnya yaitu mulai Pukul. 08.00 sampai dengan Pukul 11.00 WIB. Hal ini ternyata tidak menyurutkan semangat para pengisi acara, panitia dan para peserta webinar untuk berbagi ilmu pengetahuan dan menimba ilmu pengetahuan. Kegiatan webinar dimulai dengan pembacaan agenda kegiatan oleh Mundhi Hastuti, S.Akt, MM selaku Host yang merupakan alumni S1 Program Studi Akuntansi UT dan S2 MM UT yang saat ini berdomisili di Singapura. Kemudian dilanjutkan oleh sambutan Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Terbuka Prof. Ali Muktiyanto, SE, M.Si, dan Direktur Eksekutif Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) yaitu Ibu Elly Zarni Husin, CA., FCMA., CGMA., ASEAN CPA. Sebelum memasuki acara inti seluruh pemberi sambutan, host, narasumber dan moderator berfoto bersama secara virtual dengan Ketua Jurusan Akuntansi UT Bapak Dr. Hendrian, SE, M.Si dan Ketua Program Studi Akuntansi Keuangan Publik UT Ibu Noorina Hartati, SE, M.Sc.

Suasana pada inti acara menjadi terasa semakin berbobot atas pemaparan tiga orang narasumber kali ini yang merupakan dosen dari kampus-kampus ternama dan juga sekaligus praktisi pada perusahaan internasional yaitu Bapak Arif Perdana, Ph.D, C.A (Assistant Professor Singapore Institute of Technology), Tawei (David) Wang, Ph.D, CPA, CIA (Associate Professor DePaul University, Chicago Illinois, USA) dan Isnaeni Achdiat, CA, CIA, ASEAN CPA (Anggota DPN IAI, Dosen Universitas Indonesia dan senior partner EY, Indonesia) yang dipandu oleh Ibu Amalia Kusuma Wardhini, SE, M.Com, Ph.D yang merupakan Ketua Program Studi MM UT dan juga merupakan dosen Akuntansi-UT.

Melalui webinar ini ditegaskan kembali bahwa kemajuan teknologi tidak serta merta akan menggusur alumni Jurusan Akuntansi ataupun peran para akuntan dibidang Akuntansi, Dunia masih memerlukan peran para akuntan profesional dan tenaga-tenaga dibidang Akuntansi. Yang paling penting adalah bagaimana menjadikan diri menjadi lebih profesional setiap harinya, tangguh dan menjadi manusia seutuhnya untuk bekerja berdampingan dengan para robot (Robotic Process Automation) yang telah dibekali oleh kemampuan kecerdasan buatan (Analytic and Artificial Intelligence) dan Internet of Things. Selain itu tak lupa juga Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi Universitas Terbuka menyampaikan terima kasih yang tak terhingga kepada IAI dan seluruh panitia yang telah mendukung kegiatan ini mulai dari Webinar pertama hingga sampai saat ini serta terima kasih kepada pihak-pihak yang juga turut mensukseskan kegiatan berbagi ilmu ini. Untuk informasi lebih jelasnya dapat diketahui melalui saluran UT TV: https://sl.ut.ac.id/Webinar-Akt3-FEUT-UTTV

webinar2-akuntansi pr

Webinar Nasional Jurusan Akuntansi ke-2 Fakultas Ekonomi-Universitas Terbuka

Webinar (Web Seminar) ke-2 Jurusan Akuntansi FE-UT telah sukses diselenggarakan pada hari Sabtu, tanggal 12 September 2020. Tema yang diangkat kali ini adalah “Korporatisasi Birokrasi dan Manajemen Publik Baru: Konsep dan Aplikasi”. Webinar kali ini diikuti oleh 3.411 peserta terdaftar dan terdapat 990 peserta yang setia menyaksikan melalui UT TV secara bersama-sama pada saat penayangan live streaming webinar ini yaitu pada Pk 09.00-13.00 WIB. Ini merupakan salah satu bukti bahwa webinar ini semakin diminati oleh para peserta. Webinar ini merupakan salah satu bentuk kuliah umum yang terbuka bagi masyarakat umum khususnya mahasiswa Jurusan Akuntansi FE-UT dimanapun berada. Webinar ini juga merupakan salah satu perwujudan dari tagline UT: Making Higher Education Open To All. Sehubungan dengan tema yang diangkat mayoritas para peserta adalah birokrat. Hal ini tentu saja mudah-mudahan juga semakin memberikan nilai tambah dan berdampak baik pada kinerja pemerintahan setelah bersama belajar dan mendapatkan inspirasi dari narasumber melalui webinar ini.

Webinar diawali dengan sambutan oleh Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Terbuka Prof. Ali Muktiyanto, SE, M.Si, Ketua Forum Dosen Akuntansi Publik (FDAP) Dr. Harnovinsah, Ak., M.Si., CA., CIPSAS., CMA., Ketua Ikatan Akuntan Indonesia Kompartemen Akuntan Pendidik (IAI KAPd) Prof Dr. Dian Agustina, SE, M.Si, Ak, CA, dan Ketua Program Studi Akuntansi Keuangan Publik FE-UT Noorina Hartati, S.E., M.Sc. Pada kesempatan ini, Jurusan Akuntansi terus mendengungkan dan memperkenalkan Program Studi Akuntansi Keuangan Publik yang merupakan S1 Program Studi Akuntansi Keuangan Publik (PS AKP) pertama di Indonesia kepada para peserta webinar. Terlebih karena PS AKP ini diinisiasi pembentukkannya secara langsung oleh Bapak Prof. Mardiasmo, MBA., Ph.D., CFrA., QIA., Ak., CA., FCMA., CGMA., ASEAN CPA., CPA (Aust.) sendiri; yang sangat peka akan kebutuhan tenaga-tenaga terampil dan profesional di bidang Sektor Publik untuk menjadi motor perubahan kearahan kebaikan dibidang pelayanan publik.

Semakin berbobot dan meriah webinar ini karena tiga orang profesor yang sangat luar biasa dan sangat mumpuni dibidangnya menjadi narasumber pada kegiatan webinar kali ini yaitu, Bapak Prof. Mardiasmo, MBA., Ph.D., CFrA., QIA., Ak., CA., FCMA., CGMA., ASEAN CPA., CPA (Aust.), CSFA Ketua Dewan Pengawas Nasional (DPN) IAI dan Wakil Menteri Keuangan 2014 – 2019 yang merupakan seorang teknokrat sekaligus birokrat handal, Bapak Prof. Dr. Ihyaul Ulum, SE., M.Si., Ak., CA Direktur Lembaga Sertifikasi Profesi (LPS) Universitas Muhammadiyah Malang yang sangat pakar dibidang intelektual kapital dan Bapak Prof. Ali Muktiyanto, SE, M.Si Dekan dan Guru Besar FE-UT termuda serta seorang guru besar pertama di Indonesia dibidang Sektor Publik yang sangat pakar dibidang tata kelola terutama tata kelola perguruan tinggi. Pemaparan materi ini masih dipandu langsung oleh Ketua Jurusan Akuntansi FE UT Hendrian, S.E., M.Si yang sebentar lagi juga akan menjadi seorang doktor dan Profesor (mari kita doakan bersama).

Tak lupa juga panitia webinar Jurusan Akuntuansi FE-UT kedua mengucapkan terima kasih banyak kepada Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) yang masih setia menjadi sponsor kegiatan ini. Pada kegiatan ini IAI masih memberikan hadiah-hadiah menarik kepada penanya yang pertanyaan terpilih untuk dijawab langsung oleh para narasumber. Selain itu sesuai harapan para peserta webinar sebelumnya kegiatan webinar ini telah juga mendapatkan ijin pengakuan sebanyak 2 SKP yang dapat digunakan oleh para peserta untuk menambah kredit pointnya (PPL). Kegiatan ini juga semakin meriah selain IAI yang memberikan hadiah, Prof Mardiasmo yang akrab dipanggil dengan Prof Mo pun turut memberikan empat buah buku karya tulis beliau yang ditandatangani dan diberikan kata-kata mutiara secara personal kepada para penanya terpilih.

Diakhir sesi webinar, ketiga narasumber memberikan pesan terhadap seluruh peserta webinar tentang inti dari New Public Management (NPM). Lebih lanjut, dalam paparan kesimpulan akhir oleh Prof Mo disebutkan bahwa ruh NPM adalah entrepreneurship yang berfokus pada kebutuhan market, yaitu perubahan mindset dan kolaborasi antara peran sebagai birokrat, sebagai teknokrat, dan sebagai pelaku bisnis yang dipadupadankan sehingga terbentuk harmonisasi yang indah untuk perbaikan birokrasi yang ada saat ini menuju pelayanan publik yang prima. Selain itu, IAI juga berharap bahwa mahasiswa Jurusan Akuntansi FE-UT dapat senantiasa mengikuti kegiatan APAFest untuk menambah pengetahuannya dan menjadi semakin mantap menatap masa depan. Untuk lebih jelasnya kegiatan webinar ini dapat disaksikan pada: https://sl.ut.ac.id/Webinar-Akt2-FEUT-UTTV.

webinar2-akuntansi (1)up web (1)

WEBINAR NASIONAL Korporatisasi Birokrasi dan Manajemen Publik Baru: Konsep dan Aplikasi

Kepada Yth,

Bapak/ Ibu dosen/Mahasiswa/Alumni UT/tenaga kependidikan dan masyarakat umum lainnya

Kami mengundang bpk/ibu untuk mengikuti Webinar Jurusan Akuntansi Universitas Terbuka dengan tema “Korporatisasi Birokrasi dan Manajemen Publik Baru: Konsep dan Aplikasi” bersama narasumber:

  1. Prof. Dr. Mardiasmo
    (Ketua DPN IAI/Wakil Menteri Keuangan 2014-2019)
  2. Prof. Dr. Ihyaul Ulum
    (Direktur LSP Universitas Muhammadiyah Malang)
  3. Prof. Dr. Ali Muktiyanto
    (Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Terbuka)

Kegiatan akan dilaksanakan pada:

Sabtu, 12 September 2020

Pukul 09.00 – 13.00 WIB

Live melalui Microsoft Teams

Berikut link pendaftarannya:

https://sl.ut.ac.id/Form-Webinar-Akt2-FEUT

Live on Youtube channel Universitas Terbuka :
https://sl.ut.ac.id/Webinar-Akt2-FEUT-UTTV

Terima kasih dan Salam,

Panitia Webinar Jurusan Akuntansi UT

la trobe z hoque

Kuliah Tamu Prof Zahirul Hoque dari La Trobe University di UT

Pada 4 November 2019 Fakultas Ekonomi Universitas Terbuka mendapat kunjungan Profesor Zahirul Hoque dari La Trobe University Australia. Sebagaimana kunjungan setahun lalu dalam rangka Seminar Internasional ISBEST 2018, kali ini Profesor Zahirul Hoque memberikan kuliah umum yang dilaksanakan melalui live Streaming dari Ruang Sidang Fakultas Ekonomi. Kegiatan dibuka oleh Dekan Fakultas Ekonomi Prof. Dr. Ali Muktiyanto, SE, M.Si dan bertindak sebagai moderator Amalia Kusuma Wardini, SE., M.Com, Ph.D. Dekan Fakultas Ekonomi menyatakan bahwa kegiatan ini bertujuan sebagai sarana bagi  dosen dan mahaisiswa UT untuk meninba ilmu dari para akademisi berkelas dunia. Lebih jauh Wakil Dekan Fakultas Ekonomi bidang Akademik Prof. Dr. Ginta Ginting, MBA berharap kegiatan ini  dapat menginspirasi para dosen di UT untuk menghasilkan karya ilmiah pada jurnal internasional bereputasi dan bagi mahasiswa pascasarjana dapat meningkatkan kualitas penulisan tesis sesuai fokus penelitiannya.

Topik yang disanpaikan pada kesempatan kali ini adalah Conducting Literature Review and  Publish. Dalam paparannya Prof Zahirul Hoque menyampaikan tehnik dan tips mengenai studi literatur serta sharing pengalamannya sebagai penulis dan chief editor beberapa jurnal bereputasi. Pertanyaan disampaikan baik secara langsung maupun melalui chat live streaming oleh dosen UT, dosen mitra UT serta mahasiswa MM UT. Peserta mengaku memperoleh ilmu yang sangat bermanfaat dan wawasan baru mengenai studi literatur berharap kuliah umum dari akademisi berkelas dunia dapat lebih sering dilaksanakan. Rekaman kuliah umum Prof Zahirul Hoque dapat disimak di  UT Channel melalui Youtube.

20191024_Foto_bersama_dengan_pemenang_COPSI_2019_0

Melalui COPSI 1st, Terpilih Produk Inovasi Terbaik pada Sektor Publik

Dalam rangkaian kegiatan International Seminar on Business, Economics, Social Science and Technology (ISBEST) 2nd yang diselenggarakan pada 23-24 Oktober 2019, telah dilaksanakan semi final Competition of Public Sector Innovation (COPSI) 1st 2019 di Wisma 2, Rabu (23/10/2019). Terpilih lima peserta terbaik yang melenggang ke Grand Final COPSI 1st untuk mempresentasikan produk hasil inovasi di sektor publik di Universitas Terbuka Convention Center (UTCC), Kamis (24/10/2019).

COPSI 1st sebagai wadah untuk memberikan apresiasi terhadap penggiat di sektor publik dalam berbagai inovasi sehingga memberikan manfaat bagi sistem manajerial entitas sektor publik maupun masyarakat. Entitas sektor publik yang dapat mengikuti COPSI 1st 2019 ini adalah Pemerintah Daerah, Badan Layanan Umum maupun Badan Layanan Umum Daerah (BLU/BLUD), Badan Usaha Milik Negara maupun Badan Usaha Milik Daerah (BUMN/BUMD), rumah sakit, perguruan tinggi, lembaga keagamaan, lembaga swadaya masyarakat, dan entitas sektor publik lainnya.

Juri dari COPSI 1st 2019 ini adalah Prof. Zakiah Saleh dari University of Malaya, kemudian Rahmadi Murwanto, Ak., M.Acc., M.B.A., Ph.D selaku Direktur PKN STAN dan Dr. Ali Muktiyanto, S.E., M.Si., selaku Dekan Fakultas Ekonomi UT dengan didampingi oleh Prof. Indra Bastian, M.B.A., Ph.D. dari Universitas Gadjah Mada dan Moh. Mahsun, S.E., M.Sc., Ak., CA., CPA, Direktur Asosiasi Pengajar Akuntansi Sektor Publik (APSAE). Dalam sambutannya, Moh. Mahsun menyampaikan bahwa COPSI 1st mengapresiasi dan akan mendampingi para penggiat sektor publik untuk mendapatkan hak paten, serta menjadi member perdana forum inovasi sektor publik.

Setelah para finalis mempresentasikan produk inovasinya, Moh. Mahsun mengumumkan pemenang COPSI 1st 2019, sebagai berikut:

Juara IOmah Bahasa YogyakartaFunny English Coversation Method for Children and Public
Juara IIBK Pemkot GorontaloMetode Konversi Keuangan Daerah Menuju Accrual Basis
Juara IIIUPN Jawa TimurPendekatan Akuntansi Arus Dana dalam Studi Pertumbuhan Ekonomi
Juara IV Universitas Terbuka Aplikasi Keuangan BUMDes
Juara VRepi AriantoModel Pengembangan Pariwisata Berbasis Kemasyarakatan

Pada akhir hari kedua penyelenggaraan ISBEST 2nd dan COPSI 1st 2019 dilaksanakan Coaching Clinic untuk meningkatkan kualitas dari makalah-makalah yang telah masuk dan telah dipresentasikan pada hari pertama oleh Prof. Zakiah Saleh dari University of Malaya dan juga Dr. Isma Widiaty serta Cep Ubad Abdullah, M.Pd. dari Rumah Publikasi Indonesia. Adapun Ketua Pelaksana ISBEST 2nd dan COPSI 1st 2019 ini adalah Dr. Joko Rizkie Widokarti, S.E., M.M. dan Advisor Prof. Ginta Ginting, M.B.A.

sumber :
https://www.ut.ac.id/berita/2019/10/melalui-copsi-1st-terpilih-produk-inovasi-terbaik-pada-sektor-publik

APSAE_3

LPPM-UT Akan Fasilitasi Produk Inovasi Mendapatkan Hak Kekayaan Intelektual

“Inovasi adalah buah intelektual oleh karena itu perlu dilindungi hak kekayaan intelektual bagi mereka yang melakukan inovasi yang bermanfaat kemasyarakatan”

Kunjunungan APSAE dan Peserta COPSI ke LPPM UT (24/10/2019)

Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Kamis (24/10/2019), Ketua LPPM-UT  Prof. Dr. Karnedi didampingi oleh Sekretaris LPPM-UT Dr. Ake Wihadanto, SE., MT dan Kepala Pusat Penelitian Keilmuan Prof Dr. M. Gorky Sembiring, MSc. menyambut kehadiran

Direktur Asosiasi Pengajar Akuntansi Sektor Publik (APSAE)  Moh. Mahsun, SE, M.Si., Ak., CA, CPA, PhD (cand)  dan peserta Competition of Public Sector Innovation Award (COPSI 1st) 2019 yang diselenggarakan oleh Fakultas Ekonomi Universitas Terbuka.

Dalam pertemuan tersebut Moh. Mahsun menyampaikan bahwa inovasi yang terkait sektor publik sudah semestinya mendapat tempat dan apresiasi, semisal seperti COPSI namun itu akan lebih baik jika hasil inovasi dari para peserta dan pemenang lomba mendapat Hak Kekayaan Intelektual baik berupa Hak Pencatatan Ciptaan maupun Paten. ” Hak Kekayaan Intelektual dari Inovasi ini perlu dilidungi agar penciptannya dapat mengembangkan lagi inovasinya” Jelas Mahsun.


Diskusi Mengenai Proses Mendapatkan Hak Kekayaan Intelektual

Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Terbuka  Dr. Ali Muktiyanto, S.E., M.Si. yang turut hadir dalam pertemuan tersebut menyampaikan bahwa COPSI ini merupakan yang pertama kali dilakukan untuk kompetisi inovasi sektor publik. “Semoga kedepannya COPSI menjadi kompetisi yang lebih besar dan menjadi agenda Universitas Terbuka yang akan dikelola Lembaga yang tepat seperti LPPM agar tepat pengelolaannya” Sebut Ali.

LPPM-UT menyambut baik kepercayaan APSAE, Fakultas Ekonomi-UT dan peserta COPSI untuk mendampingi perkembangan inovasi tersebut agar menjadi produk yang bermanfaat bagi kehidupan masyarakat. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Ketua LPPM-UT saat memberikan tanggapan mengenai pernan LPPM-UT dalam pengelolaan inovasi.

SUMBER : 
http://andri.staff.ut.ac.id/2019/10/24/lppm-ut-akan-fasilitasi-produk-inovasi-mendapatkan-hak-kekayaan-intelektual/
http://lppm.ut.ac.id/node/316

20191023_Pembicara_Utama_ISBEST_2019_dari_Telkom_Indonesia_0

ISBEST 2019 Fokus pada Tantangan dan Peluang Inovasi dalam Hadapi Masyarakat 5.0

Pesatnya perkembangan ekonomi, bisnis dan sosial yang disebabkan oleh munculnya teknologi digital, telah mengubah struktur ekonomi, bisnis, dan tatanan kehidupan konvensional. Kondisi ini melahirkan Society 5.0 yang hadir bersamaan dengan Era Revolusi Industri 4.0 yang berpusat pada informasi dan data digital. Society 5.0 merupakan periode yang berpusat pada manusia dalam menyeimbangkan kemajuan ekonomi dan memecahkan masalah sosial melalui integrasi ruang maya dan ruang fisik.

Guna memfasilitasi para akademisi, praktisi, peneliti, dan mahasiswa dalam menggali informasi dan penelitian terkait Society 5.0, Fakultas Ekonomi Universitas Terbuka (FE-UT) menyelenggarakan International Seminar on Business, Economics, Social Science and Technology (ISBEST) 2nd dan Competition of Public Sector Innovation Award (COPSI) 1st 2019 yang bekerja sama dengan Asosiasi Pengajar Akuntansi Sektor Publik (APSAE) dan Rumah Publikasi Indonesia (RPI). Seminar yang diselenggarakan pada 23-24 Oktober 2019 di Universitas Terbuka Convention Center (UTCC) mengangkat tema “Indonesian Society in 5.0: Innovation Challenges and Opportunities”.

Seminar ini resmi dibuka oleh Rektor UT yang diwakili oleh Dr. Ali Muktiyanto, S.E., M.Si. selaku Dekan Fakultas Ekonomi. Ali Muktiyanto menyampaikan bahwa melalui Society 5.0, kecerdasan buatan akan mengubah data besar di semua lapisan masyarakat dan Internet of Things akan menjadi kebijakan baru, yang akan didedikasikan untuk meningkatkan kemampuan dan membuka peluang bagi umat manusia. Ia mengapresiasi atas terselenggaranya ISBEST 2019 dan berharap seminar ini dapat menstimulasi diskusi yang aktif, serta membangun jaringan baru melalui penelitian kolaboratif.

Dalam sambutannya, Dr. Joko Rizkie Widokarti, S.E., M.M. selaku Ketua Pelaksana ISBEST 2019 menyampaikan bahwa terdapat 100 pemakalah yang berpartisipasi dan diharapkan dapat terjalin diskusi yang konstruktif dan terbuka dalam diskusi panel. Pada hari pertama pembicara utama adalah Dr. Ir. Dwi Heriyanto, M.T., VP. Human Capital Strategic Management TELKOM and Board of Commissioners PT. PINS yang fokus membahas cara Telkom Indonesia menghadapi Society 5.0. Pembicara berikutnya yaitu Datok Prof. Yusof Kasim dari Universiti Kebangsaan Malaysia – Malaysia dan terakhir Prof. Masatsugu Nemoto dari Chungbuk National University – Korea yang berbagi inovasi-inovasi yang telah dilakukan pada sektor publik di Malaysia dan Korea.

Seminar dilanjut dengan diskusi panel ISBEST 2019 bagi para pemakalah untuk mempresentasikan hasil penelitiannya. Pada kesempatan yang sama diselenggarakan juga semi final Competition of Public Sector Innovation (COPSI) 1st 2019 di Wisma 2, UT-Pusat. COPSI 1st menjadi wadah untuk memberikan apresiasi terhadap penggiat di sektor publik atas partisipasinya dalam upaya melakukan berbagai inovasi sehingga memberikan manfaat bagi sistem manajerial entitas sektor publik maupun masyarakat. 

sumber :
https://www.ut.ac.id/berita/2019/10/isbest-2019-fokus-pada-tantangan-dan-peluang-inovasi-dalam-hadapi-masyarakat-50