Workshop 003

Benchmarking Program Studi S1 Akuntansi Keuangan Publik dalam Wokshop Pengembangan Kurikulum Akuntansi Publik

Perubahan lingkungan akuntansi publik tidak bisa dihindarkan yang menuntut perubahan mendasar terhadap kurikulum pembelajaran akuntansi publik. Keberadaan akuntansi publik dipandang tidak sesuai lagi ditempatkan dalam bingkai akuntansi bisnis mengingat tujuan, karakteristik dan cakupannya yang berbeda.

Sejalan dengan hal tersebut, bertempat di Aula Gedung Utama Lt 3 FEB Universitas Brawijaya Malang pada hari Sabtu 16 Februari 2019, FEB Brawijaya Malang bersama dengan Forum Dosen Akuntansi Publik (FDAP), Ikatan Akuntan Indonesia Kompartemen Akuntan Pendidik (IAI KAPd) dan Association of Public Sector Accounting Educators (APSAE) mengadakan Workshop “Kurikulum Akuntansi Publik Untuk Menghadapi Era Industri 4.0”. Pada kegiatan ini dilaksanakan pemetaan kurikulum dan review kurikulum akuntansi publik disertai dengan penyediaan sejumlah referensi terkait, baik dalam bentuk Rancangan Materi Kuliah (RMK) maupun Buku Materi Pokok (BMP) untuk skala nasional. Kegiatan ini dihadiri lebih dari 120 peserta yang berasal dari akademisi seluruh perguruan tinggi Indonesia yang berkecimpung di sektor publik.

Workshop ini diawali sambutan oleh Ketua FDAP (Dr. Harnovinsah) dan diikuti pembukaan workshop secara resmi oleh Dekan FEB Brawijaya (Drs Nurkholis, M.Buss., Ak., Ph.D.). Stimulus kegiatan ini, diawali pemaparan materi oleh dosen FEB Brawijaya (Abdul Ghofar, Ph.D) terkait kurikulum Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) berbasis Outcomes Based Education (OBE), kemudian dilanjutkan pemaparan terkait kurikulum akuntansi publik untuk jenjang pendidikan D-IV, S-1 & S-2 oleh Guru besar UGM (Prof. Indra Bastian, Ph.D) dan sebagai benchmark kurikulum Akuntansi Publik disampaikan oleh Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Terbuka (FE UT) (Dr. Ali Muktiyanto) didampingi oleh Ketua Program Studi S1- Akuntansi Keuangan Publik Universitas Terbuka (PS S1 AKP UT) (Noorina Hartati, MSc), karena PS S1 AKP UT merupakan pelopor pendidikan S1 Akuntansi Publik di Indonesia.

Pada kegiatan ini, FE UT secara luas melakukan sharing knowledge terhadap para dosen yang tergabung dalam FDAP dan APSAE terkait cara pembelajaran, pengembangan kurikulum dan pengembangan bahan ajar KKNI berbasis OBE yang telah dilakukan oleh PS S1 AKP UT. Hal ini terlebih dikarenakan mayoritas mahasiswa UT adalah mahasiswa yang telah bekerja dan akan bekerja di organisasi publik, sehingga diharapkan dapat semakin meningkatkan kompetensi dan memberikan pengalaman praktik melalui mata kuliah laboratoriumnya.

Para peserta sangat mengapresiasi reanalisis kurikulum yang telah di lakukan oleh PS S1 AKP UT untuk kurikulum di tahun 2020. Kegiatan workshop pengembangan kurikulum Akuntansi Publik ini diharapkan bisa menjadi acuan kurikulum dan bahan ajar secara nasional bagi Program Studi Akuntansi Publik lainnya. FE UT juga menawarkan enam jenis kerjasama kepada anggota FDAP dan APSAE terkait tridarma perguruan tinggi, perekrutan mahasiswa, pemberian beasiswa, penyediaan fasilitas layanan, pengembangan SDM dan pemanfaatan asset dan layanan UT untuk semakin mempercepat proses pengembangan kurikulum nasional tersebut.

Sambutan dari Ketua DPN AFEBI

“University Visit” Asosiasi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (AFEBI) ke Universitas Terbuka

Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Terbuka merupakan anggota dari Asosiasi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (AFEBI) yang keanggotaannya dari Dekan, Wakil Dekan, Ketua Jurusan dan Ketua Program Studi, dan pada kesempatan ini ditunjuk menjadi tuan rumah dalam acara “University Visit” AFEBI ke Universitas Terbuka tanggal 12 Februari 2019, bertempat di UTCC-UT. Tujuan dari kegiatan ini adalah mengenalkan  penerapan sistem online learning, menumbuhkan dan meningkatkan motivasi untuk meningkatkan pendidikan yang compatible dengan Revolusi Industri 4.0, mengetahui secara rinci proses online learning di Universitas Terbuka.

Kegiatan ini dibuka oleh Dekan Fakultas Ekonomi UT Dr. Ali Muktiyanto, SE, M.Si.dimana dalam sambutannya beliaumengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya telah ditunjuk menjadi tuan rumah dalam kegiatan ini, dan juga bangga Universitas Terbuka menjadi Universitas yang direferensikan sebagai perguruan tinggi yang sudah mampu jauh dalam melaksanakan pembelajaran daring serta menjadikan UT sebagai Cyber University. Pada kesempatan ini juga Rektor UT  Prof. Drs. Ojat Darojat, M.Bus., Ph.D. memberikan sambutan dan mengenalkan UT kepada seluruh peserta.

Ketua Pengurus Nasional AFEBI Dr. Suharmono, SE., M.Si., dalam sambutannya juga berharap agar seluruh Fakultas Ekonomi yang ada di seluruh Indonesia mampu menciptakan inovasi program studi dan dalam pembelajarannya berharap agar dari beberapa matakuliah yang diberikan ke mahasiswa dapat menerapkan pengajaran berbasis daring dan jarak jauh maksimal 30% dari kurikulum yang ada. Dalam Kegiatan  ini dilakukan Presentasi Perjalanan UT menuju Cyber University yang di paparkan oleh Wakil Rektor Bidang Akademik  Dr. Mohamad Yunus, S.S., M.A.,  dan Pembelajaran daring awareness olehProf. Daryono, S.H., M.A., Ph.D., pada siang hariKunjungan ke 3 pusat yang dapat memberikan gambaran kepada para delegasi AFEBI pemahaman mengelola Online Learning secara komprehensif yaitu 1) Pusat Produksi Multi Media (P2M2), 2) Pusat Pengujian (Pusjian), dan 3) Pusat Layanan Bahan Ajar (Puslaba).

Peserta yang hadir dalam kegiatan ini 155 orang. Peserta meliputi para Dekan sebanyak 28 orang, Wakil Dekan sebanyak 37 orang, serta Ketua Jurusan/Ketua Program Studi/dosen sebanyak 90 orang.

AKP 005

Tinjau Kembali Kurikulum, FE UT Undang Para Pakar

Fakultas Ekonomi Universitas Terbuka (FE-UT) menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) terkait pemutakhiran kurikulum Program Studi S-1 Akuntansi Keuangan Publik 2020 (Prodi S1 AKP-UT) di era Revolusi Industri 4.0 dan menyambut masyarakat 5.0. Kegiatan tersebut diselenggarakan di Ruang Sidang Fakultas Ekonomi, Kamis (07/02/2019), dengan narasumber: Noorina Hartati, M.Sc (Ketua Prodi S1 AKP-UT), Prof. Dr. Abdul Halim, M.B.A., Akt. (Pakar Akuntansi Publik dan Keuangan Daerah/UGM), Prof. Dr. Indra Bastian, M.B.A., CMA. (Pakar Akuntansi Publik/UGM), Rahmadi, Ph.D. (Direktur STAN), Moh. Mahsun, SE, M.Si., Ak., CA, CPA, PhD. Cand. (Direktur APSAE), dan Dr. Harnovinsah, Ak, CA (Ketua FDAP). Selain itu, acara FGD dihadiri oleh seluruh dosen Jurusan Akuntansi-UT, pengurus APSAE, Sekjen FDAP, utusan sekaligus pengelola BPKP-STAR, dan perwakilan BPK-RI.

Dalam sambutannya, Dr. Ali Muktiyanto, S.E., M.Si., selaku Dekan FE dan moderator pada pertemuan ini, menyampaikan bahwa kurikulum dan bahan ajar Prodi S1 AKP-UT perlu terus dikembangkan dan disesuaikan dengan perubahan lingkungan, agar Prodi S1 AKP-UT dapat menghasilkan lulusan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan perkembangan jaman. Selain itu kegiatan FGD re-analisis kurikulum Prodi S1 AKP-UT kali juga merupakan upaya Fakultas Ekonomi-UT untuk mengukuhkan dirinya sebagai pioner Prodi S1 AKP di Indonesia.

Para pakar mengapresiasi UT, atas keseriusannya mengembangkan Akuntansi Publik. Mereka juga mendukung draf Kurikulum Prodi S1 AKP-UT 2020 yang memadukan pendekatan siklus dan sektor Akuntansi Publik. Peserta FGD bersepakat perlunya menambahkan mata kuliah etika dan anti korupsi pada Kurikulum Prodi S1 AKP-UT, serta adanya peminatan sesuai kebutuhan organisasi publik (pemerintah daerah, pemerintah pusat, pendidikan, dan sebagainya). Hasil FGD ini, selanjutnya akan diramu kembali oleh Prodi S1 AKP-UT menjadi Kurikulum Prodi S1 AKP-UT 2020. Kurikulum ini, akan menjadi benchmarking bagi universitas lain pada kegiatan Workshop Kurikulum Akuntansi Publik Untuk Menghadapi Era Industri 4.0 yang diselenggarakan oleh IAI, APSAE dan Universitas Brawijaya di Malang pada tanggal 16 Februari 2019 yang akan datang.