Tinjau Kembali Kurikulum Fakultas Ekonomi Universitas Terbuka Bersama Para Pakar

Fakultas Ekonomi Universitas Terbuka (FE-UT) menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) dalam rangka pemutakhiran kurikulum, diikuti oleh semua dosen dari semua jurusan yang ada di Fakultas Ekonomi seperti Manajemen, Ekonomi Pembangunan dan Akuntansi.

Kegiatan Rekurikulum yang dilakukan adalah pengembangan kurikulum agar dapat menyesuaikan dengan kebutuhan  di era Revolusi Industri 4.0 dan menyambut masyarakat 5.0. Kegiatan tersebut diselenggarakan di Hotel Aston Marina Jakarta, selama 5 hari mulai hari Rabu hingga Minggu (02/10/2019-06/10/2019). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Wakil Dekan bidang akademik Ibu Prof. Dr. Ginta Ginting MBA.

Dari jurusan Manajemen dengan narasumber : Dr. Zainur Hidayah, S.Pi., MM., (Ketua Jurusan Manajemen), Prof. Musa Hubeis, Prof. Martani Husein, Dr. Mulia Siregar, Dr. BM Purwanto  (Perwakilan Praktisi), Dr. Sri Gunawan, Dr. Ir. Muhammad Rudi Salahuddin, Dr. Harjum Muharam, Gatot Yudoko, Ph.D, Prof. Agus W. Soehadi, Ph.D.

Dari jurusan Ekonomi Pembangunan dengan narasumber : Dr. Etty Puji Lestari,S.E., M.Si., (Ketua Jurusan Ekonomi Pembangunan), Dr. Siti Aisyah, Heddy A. Pritasa, S.E., M.M, Teguh Dartanto, Ph.D, Dr. Deddy Heriwibowo, MEP, Prof. Dr. Lincolin Arsyad, M.Sc, Sossanto Dwi Handoyo, Ph.D (Perwakilan Praktisi).

Dari jurusan Akuntansi dengan narasumber: Rini Dwiyani Hadiwidjaja, M.Si (Ketua Prodi S1 Akuntansi-UT), Dr. Ancella A. Hermawan, MBA, CA (Perwakilan Akademisi), Prof. Dr. Dian Agustia, SE., M.Si., Ak., CMA, CA dan Dr. Zaenal Fanani, SE., MSA., Ak., CA (Perwakilan Asosiasi) dan Isnaeni Achdiat, SE., M.Ak, CA.,CIA, CISA, CISM, CGEIT dan Ahalik, SE., Ak., MSi., MAk., CMA, CPMA, CPSAK, CPA, DipIFR, CACP, ACPA, CA (Perwakilan Praktisi).

Sebagai keynote speech terkait pemantapan kurikulum disampaikan oleh Prof. Ir. Tian Belawati, M.Ed. Ph.D, (Pakar di bidang Teknologi Pembelajaran), Prof. Paulina Pannen, M.LS. (Staf Ahli Kemenristek Dikti) dan Prof. Dr. R. Benny Agus Pribadi, M.A. (Pakar di bidang Teknologi Pembelajaran).

Dr. Ali Muktiyanto, S.E., M.Si., Dekan FE, sekaligus moderator pada FGD, dalam pembukaan mengatakan seluruh jurusan yang ada di Fakultas Ekonomi perlu terus dikembangkan dan disesuaikan dengan perubahan lingkungan, agar dapat menghasilkan lulusan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan perkembangan zaman. Selain itu kegiatan FGD re-analisis kurikulum dari semua jurusan Fakultas Ekonomi merupakan upaya Fakultas Ekonomi-UT untuk semakin meningkatkan eksistensinya sebagai pioneer pencetak lulusan Sarjana Akuntansi yang menggunakan sistem Pendidikan Tinggi Terbuka dan Jarak Jauh (PTTJJ) yang didukung dengan teknologi pembelajaran terkini.

Para pakar mengapresiasi UT atas keseriusannya mengembangkan Akuntansi. Mereka juga mendukung re-analisis kurikulum semua jurusan yang ada di Fakultas Ekonomi yang memadukan pendekatan etika, kewirausahaan dan tanggung jawab sosial dalam sistem PTTJJ untuk mencetak para yang mampu besaing di Era Industri 4.0 dan masyarakat 5.0. Peserta FGD bersepakat perlunya untuk meng-infus sentuhan teknologi digital dan sosial kemanusiaan di setiap Matakuliah. Hal ini diperlukan untuk semakin mewujudkan masyarakat unggul dalam mempersiapkan bonus demografi di tahun 2050. Hasil FGD ini, selanjutnya akan diramu kembali oleh semua jurusan  menjadi Kurikulum yang akan diberlakukan pada tahun 2020. Kurikulum ini, akan menjadi benchmarking bagi universitas lain yang juga akan menerapkan pendidikan Sarjana secara daring.

Workshop Reanalisis Kurikulum Program Studi Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi Universitas Terbuka

Pada Hari Rabu sampai Minggu, tanggal 2 – 6 Oktober 2019 telah dilaksanakan Kegiatan Reanalisis Kurikulum Program Studi Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi, Universitas Terbuka bertempat di Hotel Aston Marina Ancol Jakarta.

Dasar Pelaksanaan :
1.) Surat Tugas Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Terbuka No. 43213/UN31.FAK.2/PP.08/2019 tertanggal 19 September 2019.
2.) Workshop Re-Analisis Kurikulum Program Studi Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi, Universitas Terbuka tanggal 2 – 6 Oktober 2019 bertempat di Hotel Aston Marina Ancol Jakarta.

Tujuan Kegiatan :
Kegiatan Re-Analisis kurikulum ini bertujuan untuk melakukan analisa kembali kurikulum Program Studi Ekonomi Pembangunan Universitas Terbuka yang sesuai perkembangan ilmu pengetahuandan teknologi yang begitu cepat, serta kebutuhann dunia usaha dan dunia industry yang mengakomodir pada era revolusi Industri 4.0 serta penerapan pendidikan abad 21 yaitu Outcome Base Educationa (OBE).

Agenda Kegiatan :

Rabu, 2 Oktober 2019: Paparan dari
• Prof. Tian Belawati
• Prof. Paulina Pannen
• Dr. Mohamad Yunus, S.S., M.A

Kamis dan Jumat, 3 dan 4 Oktober 2019: FGD dan Perumusan Visi, Misi, CPL dan CPMK
• FGD dihadiri oleh Akademisi, Praktisi dan Asosiasi
• Penyusunan Visi, Misi, CPL dan CPMK (didampingi oleh Fasilitator)

Sabtu, 5 Oktober 2019: Kerja Mandiri Penyusunan CPMK (didampingi fasilitator)

Minggu, 6 Oktober 2019: Sanctioning Hasil Kegiatan

Peserta Kegiatan

Narasumber:

  1. Prof. Tian Belawati
  2. Prof. Paulina Pannen
  3. Dr. Mohamad Yunus, S.S., M.A
  4. Prof. Dr. Lincolin Arsyad, M.Sc
  5. Rossanto Dwi Handoyo, Ph.D
  6. Dr. Deddy Heriwibowo, MEP
  7. Heddy A. Pritasa, S.E., M.M
  8. Dr. Siti Aisyah
  9. Teguh Dartanto, Ph.D

Penanggung Jawab:
Dr. Etty Puji Lestari, S.E, M.Si.

Moderator:
Dr. Ake Wihadanto, S.E., M.T.

Notulis:
Rini Yayuk Priyati, S.E., M.Ec., Ph.D.
Fasilitator:
Dr. R. Benny Agus Pribadi, M.A.

Peserta:

  1. Adrian Sutawijaya, S.E., M.Si.
  2. Dra. Any Meilani, M.Si.
  3. Arief Rahman Susila, S.E., M.Si.
  4. Dra. Hendrin Hariati Sawitri, M.Si.
  5. Rini Febrianti, M.E.
  6. Drs. Suhartono, M.Si.
  7. Ir. Tri Kurniawati Retnaningsih, M.Si.
  8. Yosi Mardoni, S.E., M.Si.
  9. Zulfahmi, S.E., M.Si.

Administrasi:

  1. Annisa Syarifah, S.Si
  2. Nurul Habibah, S.E

Waktu Pelaksanaan : 2 – 6 Oktober 2019

Tempat Pelaksanaan : Hotel Aston Marina Ancol Jakarta

Hasil Kegiatan :

1.) Paparan PJJ dan Kebijakan Pendidikan Era Revolusi Industri 4.0 :
a.) Prof. Tian Belawati
Kompetensi Revolusi Industri 4.0
• Penguatan Karakter
• Literasi Kemanusiaan
• Literasi Sosial
• Literasi teknologi
• Mahasiswa diajak deep learning dan reflecting thingking
• 10 Keterampilan RI 4.0

b.) Prof. Paulina Pannen
• Fokus pada pengembangan SDM,
• Internasionalisasi dan konektivitas,
• Pelibatan mahasiswa
• Engagement (dosen dan mahasiswa), link
• Pembagian kriteria internasionalisasi dan konektivitas (30 % praktek, 40 % keilmuan, 30 % ke UT-an

c.) Wakil Rektor Bidang Akademik (Warek I)
• 30 % nuansa terapan
• 9-10 SKS kompetensi ciri khas prodi
• Harus ada banchmark 3 PTN bereputasi, 3 Pt luar negeri
• Menguasai Bahasa asing

2.) Focus Group Discussion
a.) Prof. Dr. Lincolin Arsyad, M.Sc
• Kurikulum diperbaiki setiap tahun
• Kurikulum fokusnnya aplied bukan science sehingga MK harus up to date dan bias digunakan untuk 10 tahun mendatang
• Visi harus memiliki 3 hal: achievement, dimensi waktu, prestasi)
• Konsentrasi Regional dan bisnis economic digital
• Memiliki hubungan dengan SDM unggul Indonesia maju
• Kurikulum jadi pemimpin bukan tukang

b.) Dr. Deddy Heriwibowo, MEP
• Sekarang masuk e-gov dan mengarah ke smart city
• Lulusan harus memiliki pemahaman tentang eco-system pemerintah dan mamp berinteraksi dengan ekosistem pemerintah
• New economics Institutional
• Behaviour economics
• MK yang bisa diaplikasi pada penganggaran pemerintah

c.) Dr. Siti Aisyah
• Profil lulusan versi APSEPI
• Visi harus unik, terukur dan realistik
• Apakah membentuk MK baru atau memasukan ruhnya kedalam MK yang sudah ada (RI 4.0)
• Profil lulusan UNS (ekonom, analis, praktisi, wirausahawan)
• CPL minimum ada 4 awal: menguasasi konsep dasar ilmu ekonomi, mengaplikasikan dan memngembangakan keahlian dalam bidang ekonomi, mengkomunikasikan dan tanggung jawab sosial

d.) Rossanto Dwi Handoyo, Ph.D
• UT harus Lebih ke practical
• Lulusan S1 itu harus jadi pemimpin dan decision maker
• PT harus menghasilkan lulusan yang create Job
• Ada konsentrasi-konsetrasi
• Sertifikasi kompetensi
• UNAIR mendekatkan mahasiswa dengan praktisi (mengundang praktisi untuk hadir sharing knowledge dengan mahasiswa)
• Penekanan pada lulusan yang bukan untuk pemerintahan

e.) Heddy A. Pritasa, S.E., M.M
• Banyak Materi terkait ekonomi makro dan mikro (terkait Fiscal)
• Mitigasi finansial ( Banyak peraturan kementrian terakit dengan asuransi, ex : asauransi pertaniaan, asuranasi perikanan, asuransi milik negara)
• Forum eksekutif asuransi (banyak alumni UT)
• Modul UT sudah bagus, bisa belajar tanpa nanya
• Wadah alumni UT kurang tersalurkan
• Memperkuat wadah keterikatan

f.) Dr. R. Benny Agus Pribadi, M.A.
• Kurikulum sebagai suatu sistem
• Taksonomi bloom perlu diperhatikan
• Perlu diperhatikan system UT akibat perubahan kurikulum akan merubah semuanya
• Rumuskan Profil lulusan terlebih dahulu, capaian pembelajaran

g.) Teguh Dartanto, Ph.D
• Perubahan kurikulum dilakukan setiap tahun yang minor sedangkan mayor setiap 4 tahun
• Tuntutan Life skil mahasiswa harus bisa 4 literasi (dasar, data, teknologi dan manusia)
• Tuntutan excellence
• Tuntutan persaingan global dan ranking
• Tiga tantangan utama: mampu membekali mahasiswa untuk pekerjaan yang belum ada saat ini, teknologi permasalahan yang belum teridentifikasi
• 5 kompetensi : kebutuhan masyarakat, dunia kerja, profesional, generasi muda dan perkembangan ilmu
• Proses yang dipentingkan adalah menjawab kebutuhan pasar
• Pembelajan dalam MK Ekonometrika mengesampingkan asumsi
• MK Mikro dan maksro sebesar 25 persen dari total sks yang diambil

3 .) Kerja Kelompok Merumuskan Hasil FGD
a.) Profil Lulusan
• Ekonom
• Wirausahawan
• Peneliti
• Perencana Pembangunan
• Pengambil Kebijakan

b.) ELO (Expected Learning Outcome)
• Mampu menerapkan konsep dasar makroekonomi dan mikroekonomi dalam pemecahan masalah yang berkaitan dalam pembangunan ekonomi
• Mampu menerapkan prinsip prinsip ekonomi dalam menjalankan wirausaha
• Mampu berperan sebagai asisten peneliti dalam penelitian ekonomi
• Mampu menggunakan analisis ekonomi dalam membuat perencanaan pembangunan
• Mampu mengkaji kebijakan terkait dengan permasalahan ekonomi dan pembangunan

Foto Kegiatan

PRESS RELEASE, FGD Re-analisis Kurikulum Program Studi S1 Manajemen dan Magister Manajemen

Kurikulum pendidikan tinggi perlu disesuaikan dengan perkembangan era digital menghadapi  fenomena Revolusi Industry 4.0. Menghadapi hal tersebut, Fakultas Ekonomi Universitas Terbuka (UT),  berupaya meningkatkan kualitas pembelajaran dengan melaksanakan kegiatan Pengembangan Kurikulum Prodi S1 Manajemen-UT dan Magister Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Terbuka bertempat di Hotel Aston Marina Jakarta tanggal 2 sd 6 Oktober 2019.

Salah satu kegiatan penting adalah Focus Group Discussion (FGD)  yang melibatkan Pakar Kurikulum dari berbagai Perguruan Tinggi terkemuka khususnya pada bidang ilmu Manajemen. Kegiaatan FGD berlangsung dua sesi dimana sesi pertama (penyusunan kurikulum S1 Manajemen-UT) dan dilanjutkan sesi kedua (penyusunan kurikulum Magister Manajemen-UT. Para pakar yang terlibat antara lain: Prof. Musa Hubeis dari Institut Pertanian Bogor, Prof. Martani Husein dari Universitas Indonesia, Dr. BM. Purwanto dari Universitas Gadjah Mada, Dr. Sri Gunawan dari Universitas Airlangga, Dr. Harjum Muharam dari Universitas Diponegoro, Gatot Yudoko, Ph.D. dari Institut Teknologi Bandung, dan Prof. Agus W. Soehadi Ph.D. dari Universitas Prasetya Mulya.

Dr. Zainur Hidayah, S.Pi., M.M. selaku Ketua Jurusan S1 Manajemen-UT menyatakan bahwa dari FGD yang melibatkan para Pakar dari berbagai Perguruan Tinggi ditarik sebuah kesimpulan bahwa peran penting kolaborasi antar perguruan tinggi serta para pemangku kepentingan dalam merumuskan kurikulum yang mengakomodasi kompetensi era Revousi Industri 4.0 dan society 5.0.

Hal senada juga dinyatakan oleh Amalia Kusuma Wardini S.E., M.Com., Ph.D. selaku Ketua Pascasarjana Ekonomi dan Bisnis yang juga mengelola Prodi Magister Manajemen-UT bahwa sejak didirikannya tahun 2004 struktur kurikulum Program Magister Manajemen UT belum pernah mengalami perubahan. FGD ini bertujuan selain memperoleh gambaran tentang bagaimana posisi Magister Manajemen UT saat ini juga memperoleh masukan dari para narasumber mengenai visi-misi, profil lulusan serta learning outcomes Program Magister Manajemen UT ke depan sesuai tuntutan kebutuhan job skill di era IR 4.0 dan Society 5.0. Dalam rangka pengembangan kurikulum baru 2020, Program MM UT perlu memantapkan bilai-nilai dan strategi untuk menghasilkan profesional manajer yang inovatif dan berkearifan lokal.   

Prof. Dr. Ginta Ginting, M.B.A. selaku Wakil Dekan Bidang Akademik Fakultas Ekonomi Universitas Terbuka yang juga Dosen Jurusan Manajemen dan terlibat aktif dalam FGD menyatakan bahwa Program S1 dan S2 Manajemen perlu melakukan breakthrough terhadap kurikulum yang ada saat ini dalam rangka pemenuhan kebutuhan masyarakat kedepan serta mengakomodasi perubahan lanskap bisnis karena disrupsi revolusi industri 4.0.  Kurikulum Prodi Manajemen harus dapat menonjolkan keunikan dengan dukungan e-learning sebagai bagian penting delivery proses pembelajaran.

Setelah dua sesi FGD selesai dilaksanakan, seluruh Dosen Jurusan Manajemen dipimpin oleh Kajur Manajemen kembali berkumpul bersama untuk berdiskusi dan merumuskan hasil FGD dengan juga menghadirkan Narasumber yang merupakan salah satu pakar penyusunan kurikulum dari Universitas Terbuka yaitu Dr. R. Benny Agus Pribadi, M.A.

Program Studi Akuntansi Tinjau Kembali Kurikulum Bersama Para Pakar

Fakultas Ekonomi Universitas Terbuka (FE-UT) menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) dalam rangka pemutakhiran kurikulum Program Studi S-1 Akuntansi di era Revolusi Industri 4.0 dan menyambut masyarakat 5.0. Kegiatan tersebut diselenggarakan di Hotel Aston Marina Jakarta selama 5 hari mulai Rabu hingga Minggu (02/10/2019-06/10/2019). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Wakil Dekan bidang akademik Ibu Prof. Dr. Ginta Ginting MBA, dengan narasumber: Rini Dwiyani Hadiwidjaja, M.Si (Ketua Prodi S1 Akuntansi-UT), Dr. Ancella A. Hermawan, MBA, CA (Perwakilan Akademisi), Prof. Dr. Dian Agustia, SE., M.Si., Ak., CMA, CA dan Dr. Zaenal Fanani, SE., MSA., Ak., CA (Perwakilan Asosiasi) dan Isnaeni Achdiat, SE., M.Ak, CA.,CIA, CISA, CISM, CGEIT dan Ahalik, SE., Ak., MSi., MAk., CMA, CPMA, CPSAK, CPA, DipIFR, CACP, ACPA, CA (Perwakilan Praktisi). Selain itu, acara FGD dihadiri oleh seluruh dosen Jurusan Akuntansi-UT. Sebagai keynote speech terkait pemantapan kurikulum disampaikan oleh Prof. Ir. Tian Belawati, M.Ed. Ph.D, (Pakar di bidang Teknologi Pembelajaran), Prof. Paulina Pannen, M.LS. (Staf Ahli Kemenristek Dikti) dan Prof. Dr. R. Benny Agus Pribadi, M.A. (Pakar di bidang Teknologi Pembelajaran).

Dr. Ali Muktiyanto, S.E., M.Si., Dekan FE, dan juga moderator FGD, mengatakan Prodi S1 Akuntansi-UT perlu terus dikembangkan dan disesuaikan dengan perubahan lingkungan agar dapat menghasilkan lulusan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan perkembangan zaman. Selain itu, kegiatan ini juga merupakan upaya Fakultas Ekonomi-UT untuk semakin meningkatkan eksistensinya sebagai pioneer pencetak lulusan Sarjana Akuntansi yang menggunakan sistem Pendidikan Tinggi Terbuka dan Jarak Jauh (PTTJJ) yang didukung dengan teknologi pembelajaran terkini.

Para pakar mengapresiasi UT atas keseriusannya mengembangkan Akuntansi. Mereka juga mendukung re-analisis kurikulum Prodi S1 Akuntansi-UT yang memadukan pendekatan etika, kewirausahaan dan tanggung jawab sosial dalam sistem PTTJJ untuk mencetak lulusan Akuntansi yang mampu besaing di Era Industri 4.0 dan masyarakat 5.0. Peserta FGD bersepakat perlunya untuk meng-infus sentuhan teknologi digital dan sosial kemanusiaan di setiap Matakuliah. Hal ini diperlukan untuk semakin mewujudkan masyarakat unggul 2050. Hasil FGD ini, selanjutnya akan diramu kembali oleh Prodi S1 Akuntansi-UT menjadi Kurikulum Prodi S1 Akuntansi-UT 2020. Kurikulum ini, akan menjadi benchmarking bagi universitas lain yang juga akan menerapkan pendidikan Sarjana Akuntansi secara daring.

Konsolidasi Program Fakultas Ekonomi Universitas Terbuka Tahun 2019

Di penghujung bulan Juli, tepatnya  Sabtu dan minggu tanggal 27 dan 28 Juli 2019 keluarga besar Fakultas Ekonomi Universitas Terbuka mengadakan konsolidasi program di Le Eminence Ciloto Cisarua Puncak Bogor. Acara yang bertema “Menjalin Kebersamaan dalam Meningkatkan Kinerja”. diikuti oleh seluruh civitas Fakultas Ekonomi dan keluarga  yang ada di UT Pusat.

Setelah istirahat sejenak sesudah menempuh perjalanan selama lebih kurang tiga jam dari Pondok Cabe,  kegiatan konsolidasi program dimulai dengan melakukan permainan kelompok di salah satu ruang hotel, dan sore harinya dilanjutkan dengan  outbound dilapangan terbuka di belakang hotel. Cuaca yang cukup cerah dan terik tidak mengendorkan semangat peserta untuk mengikuti kegiatan luar ruang ini. Beragam permainan dilakukan untuk memupuk kekompakan tim, diantaranya membuat  yel yel kelompok, pemainan instruksi, menyusun stik ke dalam bentuk tertentu, halang rintang dengan mata tertutup dan lain-lain. Kegiatan outbound diakhiri dengan hujan mateor dalam bentuk air yang dilemparkan ke tim yang menjaga  api supaya tidak padam, sampai muncul kata motivasi  “We are the Team”.

Pada malamnya diadakan malam keakraban yang dimulai dengan konsolidasi program pada masing-masing jurusan dan tenaga kependidikan serta acara hiburan. Pada kesempatan ini Fakultas Ekonomi juga melakukan pelepasan teman sejawat, yakni Bapak Soekiyono yang memasuki masa purna bakti setelah mengabdi di Fakultas Ekonomi selama lebih dari tiga puluh tahun. Tidak lupa juga pada kegiatan ini keluarga besar Fakultas Ekonomi, yang dimotori oleh Bapak Tamjuddin turut mengundang beberapa perwakilan petani yang ada disekitar ciloto untuk melakukan penjajakan program Abdimas. Dekan Fakultas Ekonomi, Bapak Ali Muktiyanto dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada partisipasi seluruh peserta dan terus menjaga serta meningkatkan semangat kebersamaan dan kinerja seluruh karyawan Fakultas Ekonomi karena akan tantangan yang akan semakin berat di masa yang akan datang.

Kegiatan ini diakhiri pada siang hari setelah paginya mengadakan kegiatan lomba renang yang diikuti juga oleh perwakilan program studi dan tenaga kependidikan. Diharapkan dengan konsolidasi program dapat lebih memupuk semangat kebersamaan yang selama ini telah terbina dan kinerja Fakultas Ekonomi sebagai salah satu unit kerja yang berprestasi di Universitas juga dapat dipertahanankan dan ditingkatkan.

Transformasi Bisnis Berkelanjutan di Era Digita: Tata Kelola Sektor Publik dan Privat.

Senin, tanggal 25 Juni 2019, Universitas Terbuka (UT) semakin memantapkan lulusannya untuk memasuki Revolusi Industri 4.0 dengan memberikan seminar akademik bertema “Transformasi Bisnis Berkelanjutan di Era Digita: Tata Kelola Sketor Publik dan Privat”. Kegiatan ini bertempat di gedung UTCC-UT pusat yang diikut oleh 774 orang lulusan dari UPBJJ-UT Palembang, Lampung, Bogor, Mataram, Pontianak, Pangkal Pinang, Palangkaraya, Samarinda, Banjarmasin, Majene, Gorontalo, Tarakan, dan  Layanan Luar negeri. Kegiatan Seminar Akademik kali ini di motori oleh Fakultas Ekonomi, dibawah koordinasi Dr. Ali Muktiyanto, S.E., M.Si. (Dekan Fakultas Ekonomi).

Seminar Akademik UT dalam rangka Wisuda UT Periode II ini dibuka dengan temu wicara dengan Rektor UT dan Para Pembantu Rektor. Pada temu wicara ini Rektor memaparkan kembali terkait peran dan fungsi UT dalam mencerdaskan anak bangsa. Selain itu Rektor juga membuka kesempatan secara interaktif kepada para lulusan untuk menyampaikan pertanyaan maupun masukkan untuk UT. Sebagai bentuk apresiasi Rektor dan Jajaran pimpinan, UT pun memberikan cendramata UT kepada para lulusan yang telah berpartisipasi.

Walikota Singkawang Ibu Tjhai Chui Mie, S.E juga semakin menyemarakan kegiatan ini dengan memberikan orasi dukungan dan fasilitasi para ASN yang ada di Singkawang untuk melanjutkan pendidikan di UT. Jumlah ASN dan masyarakat Singkawang yang menjadi mahasiswa UT setiap tahunnya terus bertambah dan pada tahun 2019 ini sebanyak kurang lebih 143 orang Eselon ASN Singkawang siap untuk kuliah di UT.  Lebih lanjut Ibu Tjhai Chui Mie, SE menyatakan “Dengan ada UT, ASN dapat upgrade diri dan sangat membantu kemajuan Singkawang mewujudkan visi dan misi Singkawang HEBAT, salah satu capainya adalah dengan terpilihnya Singkawang sebagai kota paling toleran se-Indonesia”.

Sebagai salah satu mitra kerja UT, direktur utama BTN Bapak Maryono, SE, MM juga tak ketinggalan memberikan materi pembekalan kepada para lulusan UT: “Transformasi Binis di Era 4.0: Peran BTN dalam Mendukung Pembangunan di Era Digital”. Pada kesempatan ini BTN memperkenalkan produk terbarunya bernama “Link Aja” yang dapat semakin mempermudah transaksi keuangan. Bapak Maryono, SE, MM juga memberikan pesan kepada lulusan UT, bahwa  lulusan UT tidak boleh kalah dengan lulusan Universitas lain. Karena sudah belajar dengan menggunakan teknologi. Oleh karena itu lulusan UT juga harus menciptakan teknologi baru. Selain itu, BTN juga memanjakan para peserta dengan berbagai hadiah menarik berupa tabungan BTN senilai RP 500.000,- dan sepeda kepada 10 orang peserta yang berhasil menjawab pertanyaan dari Rektor UT, direktur utama BTN dan jajaran pimpinan BTN. Serta sebagai wujud dukungan BTN dalam dunia pendidikan dan inovasi, BTN memberikan beasiswa CSR senilai Rp. 960.000.000,- kepada mahasiswa UT.

Akhirnya seminar akademik ditutup dengan penguatan dari  Prof. Dr. H Suwatno, M.Si (Kaprodi Pendidikan Ekonomi sekolah Pascasarjana UPI) yang secara berani menyampaikan pemaparan materi ”Transform or Die”. Pada pemaparannya Prof. Dr. H Suwatno, M.Si menyatakan bahwa lulusan UT harus open mind, tidak berputus asa dan terus belajar dalam menghadapi era Revolusi Industri 4.0 jika ingin sukses.

Sebagai bentuk keberlanjutan silahturahmi lulusan UT dengan UT, Ikatan Alumni UT (IKA-UT) melalui Bapak Leles Hermanto mengajak para calon wisudawan UT Periode II berpartisipasi sebagai anggota IKA-UT yang berperan aktif dalam mewujudkan visi dan misi UT serta membantu adik kelasnya yang membutuhkan biaya pendidikan melalui program beasiswa IKA-UT.

Tak lupa juga untuk tetap menjaga kekinian lulusan UT, UT kembali mensosialisasikan pentingnya “Guru Pintar Online (GPO). Melalui GPO ini lulusan UT diharapkan tetap ter-update ilmu dan pengetahuannya. Karena GPO ini sangat mudah diakses melalui perangkat elektronik, kapan saja dan dimana saja.

Sudah wisuda-lanjut berkarya!

Visitasi Assesor BAN-PT untuk Program Studi Ekonomi Syariah Fakultas Ekonomi Universitas Terbuka

Hari senin, tanggal 17 Maret 2019, Fakultas Ekonomi Universitas Terbuka oleh Tim Assesor BAN-PT, kunjungan tersebut diketuai oleh Prof. Moh. Nasir Hamzah, SE., M.Si., dan Firmansyah, Ph.D. sebagai anggota untuk memberikan penilaian terhadap program Studi Ekonomi Syariah agar menjadikan program studi yang layak diterima oleh masyarakat, khususnya mahasiswa program studi Ekonomi Syariah. Baik dari sisi layanan akademik maupun layanan administrasi untuk mahasiswa.

Dalam kegiatan tersebut, Dekan Fakultas Ekonomi Dr. Ali Muktiyanto, S.E., M.Si., dalam sambutannya meminta kepada Tim Assesor Melalui visitasi dari BAN-PT, Fakultas Ekonomi berharap mendapat bimbingan dan arahan guna meningkatkan mutu pendidikan terutama untuk program studi Ekonomi Syariah.

Kegiatan tersebut juga tidak lupa pula menghadirkan tutor, penulis BAC, mahasiswa dan alumni, untuk mendapatkan gambaran atas layanan yang telah mereka dapat dan berikan untuk program studi Ekonomi Syariah. Dan juga pada dosen dari Program Studi Ekonomi Syariah dan tenaga kependidikan turut mendampingi kegiatan tersebut.

Dari kunjungan tersebut diharapkan program studi Ekonomi Syariah mendapatkan penilaian yang baik atas pengakuan kelayakan proses pembelajaran yang telah dilakukan dan untuk perbaikan Program Studi Ekonomi Syariah kedepan agar lebih baik lagi.

Pengembangan KIT Tutorial Fakultas Ekonomi Tahun 2019

Fakultas Ekonomi, Universitas Terbuka telah melaksanakan kegiatan Workshop Pengembangan KIT Tutorial yang dilaksanakan dari tanggal 14 sampai dengan 17 maret 2019 di Gedung Serba Guna dengan mengundang para dosen dari perguruan tinggi dan praktisi dari seluruh Indonesia untuk semua jurusan yang ada pada Fakultas Ekonomi.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Dekan Fakultas Ekonomi Dr. Ali Muktiyanto, S.E., M.Si.,. Dalam sambutannya beliau mengharapkan hasil akhir dari kegiatan ini adalah KIT Tutorial yang berkualitas baik, dimana KIT tersebut nantinya akan sangat berguna dalam proses pembelajaran bagi mahasiswa. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari dihadiri oleh tutor tuton terpilih jurusan Ekonomi Pembangunan sebanyak 60 tutor, Jurusan Akuntansi sebanyak 32 tutor, jurusan Manajemen sebanyak 43 tutor.

Dalam kegiatan tersebut para tutor diminta menghasilkan produk yang berkualitas yang terdiri dari KIT Tutorial Rancangan Aktivitas Tutorial (RAT), Satuan Aktivitas Tutorial (SAT) Tutorial Tatap Muka/ Tutorial Webinar (TTM/Tuweb), SAT Tutorial TTM/Tuweb, Silde PowerPoint (PPt) untuk TTM, kisi-kisi tugas tutorial dan tugas tutorial beserta pedoman penskorannya. Selama kegiatan berlangsung, para pengembang didampingi oleh Dosen fakultas Ekonomi.

Visitasi Program Studi Akuntansi Keuangan Publik Oleh Tim Assesor BAN-PT

Fakultas Ekonomi Universitas Terbuka, pada tanggal 04 Maret 2019, khususnya Program Studi Akuntansi Keuangan Publik, mendapat kesempatan divisitasi oleh Assesor BAN-PT yang dihadiri oleh Dr. Eka Anantha Sidharta dan Dr. Faisal, Ph.D. Pada kesempatan ini, visitasi program Studi Akuntasi Keuangan Publik adalah Visitasi kedua.

Pada kesempatan kali ini Program studi Akuntansi keuangan Publik divisitasi kembali untuk proses akreditasi. Wakil Rektor Bidang Akademik Dr. Mohamad Yunus, S.S., M.A., turut hadir dan memberi sambutan, beliau berpesan agar Universitas Terbuka terus meningkatkan mutu dan menjaga kualitas penyelenggaraan pendidikan terutama pada Fakultas Ekonomi untuk program Studi Akuntansi Keuangan Publik, maka wajib selalu mengadakan review kualitas pendidikan secara rutin.

Tim Assesor BAN-PT pada kegiatan ini melakukan diskusi dengan Dekan Fakultas Ekonomi Dr. Ali Muktiyanto, S.E., M.Si., beserta pada Dosen Program Studi Akuntansi Keuangan Publik terakit dengan layanan Aakdemik dan layanan administrasi yang telah dijalankan. Wawancara juga dilakukan kepada dihadiri tutor, penulis BAC dan mahasiswa serta alumni.

Benchmarking Program Studi S1 Akuntansi Keuangan Publik dalam Wokshop Pengembangan Kurikulum Akuntansi Publik

Perubahan lingkungan akuntansi publik tidak bisa dihindarkan yang menuntut perubahan mendasar terhadap kurikulum pembelajaran akuntansi publik. Keberadaan akuntansi publik dipandang tidak sesuai lagi ditempatkan dalam bingkai akuntansi bisnis mengingat tujuan, karakteristik dan cakupannya yang berbeda.

Sejalan dengan hal tersebut, bertempat di Aula Gedung Utama Lt 3 FEB Universitas Brawijaya Malang pada hari Sabtu 16 Februari 2019, FEB Brawijaya Malang bersama dengan Forum Dosen Akuntansi Publik (FDAP), Ikatan Akuntan Indonesia Kompartemen Akuntan Pendidik (IAI KAPd) dan Association of Public Sector Accounting Educators (APSAE) mengadakan Workshop “Kurikulum Akuntansi Publik Untuk Menghadapi Era Industri 4.0”. Pada kegiatan ini dilaksanakan pemetaan kurikulum dan review kurikulum akuntansi publik disertai dengan penyediaan sejumlah referensi terkait, baik dalam bentuk Rancangan Materi Kuliah (RMK) maupun Buku Materi Pokok (BMP) untuk skala nasional. Kegiatan ini dihadiri lebih dari 120 peserta yang berasal dari akademisi seluruh perguruan tinggi Indonesia yang berkecimpung di sektor publik.

Workshop ini diawali sambutan oleh Ketua FDAP (Dr. Harnovinsah) dan diikuti pembukaan workshop secara resmi oleh Dekan FEB Brawijaya (Drs Nurkholis, M.Buss., Ak., Ph.D.). Stimulus kegiatan ini, diawali pemaparan materi oleh dosen FEB Brawijaya (Abdul Ghofar, Ph.D) terkait kurikulum Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) berbasis Outcomes Based Education (OBE), kemudian dilanjutkan pemaparan terkait kurikulum akuntansi publik untuk jenjang pendidikan D-IV, S-1 & S-2 oleh Guru besar UGM (Prof. Indra Bastian, Ph.D) dan sebagai benchmark kurikulum Akuntansi Publik disampaikan oleh Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Terbuka (FE UT) (Dr. Ali Muktiyanto) didampingi oleh Ketua Program Studi S1- Akuntansi Keuangan Publik Universitas Terbuka (PS S1 AKP UT) (Noorina Hartati, MSc), karena PS S1 AKP UT merupakan pelopor pendidikan S1 Akuntansi Publik di Indonesia.

Pada kegiatan ini, FE UT secara luas melakukan sharing knowledge terhadap para dosen yang tergabung dalam FDAP dan APSAE terkait cara pembelajaran, pengembangan kurikulum dan pengembangan bahan ajar KKNI berbasis OBE yang telah dilakukan oleh PS S1 AKP UT. Hal ini terlebih dikarenakan mayoritas mahasiswa UT adalah mahasiswa yang telah bekerja dan akan bekerja di organisasi publik, sehingga diharapkan dapat semakin meningkatkan kompetensi dan memberikan pengalaman praktik melalui mata kuliah laboratoriumnya.

Para peserta sangat mengapresiasi reanalisis kurikulum yang telah di lakukan oleh PS S1 AKP UT untuk kurikulum di tahun 2020. Kegiatan workshop pengembangan kurikulum Akuntansi Publik ini diharapkan bisa menjadi acuan kurikulum dan bahan ajar secara nasional bagi Program Studi Akuntansi Publik lainnya. FE UT juga menawarkan enam jenis kerjasama kepada anggota FDAP dan APSAE terkait tridarma perguruan tinggi, perekrutan mahasiswa, pemberian beasiswa, penyediaan fasilitas layanan, pengembangan SDM dan pemanfaatan asset dan layanan UT untuk semakin mempercepat proses pengembangan kurikulum nasional tersebut.