Webinar Nasional Jurusan Akuntansi ke-2 Fakultas Ekonomi-Universitas Terbuka

Webinar (Web Seminar) ke-2 Jurusan Akuntansi FE-UT telah sukses diselenggarakan pada hari Sabtu, tanggal 12 September 2020. Tema yang diangkat kali ini adalah “Korporatisasi Birokrasi dan Manajemen Publik Baru: Konsep dan Aplikasi”. Webinar kali ini diikuti oleh 3.411 peserta terdaftar dan terdapat 990 peserta yang setia menyaksikan melalui UT TV secara bersama-sama pada saat penayangan live streaming webinar ini yaitu pada Pk 09.00-13.00 WIB. Ini merupakan salah satu bukti bahwa webinar ini semakin diminati oleh para peserta. Webinar ini merupakan salah satu bentuk kuliah umum yang terbuka bagi masyarakat umum khususnya mahasiswa Jurusan Akuntansi FE-UT dimanapun berada. Webinar ini juga merupakan salah satu perwujudan dari tagline UT: Making Higher Education Open To All. Sehubungan dengan tema yang diangkat mayoritas para peserta adalah birokrat. Hal ini tentu saja mudah-mudahan juga semakin memberikan nilai tambah dan berdampak baik pada kinerja pemerintahan setelah bersama belajar dan mendapatkan inspirasi dari narasumber melalui webinar ini.

Webinar diawali dengan sambutan oleh Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Terbuka Prof. Ali Muktiyanto, SE, M.Si, Ketua Forum Dosen Akuntansi Publik (FDAP) Dr. Harnovinsah, Ak., M.Si., CA., CIPSAS., CMA., Ketua Ikatan Akuntan Indonesia Kompartemen Akuntan Pendidik (IAI KAPd) Prof Dr. Dian Agustina, SE, M.Si, Ak, CA, dan Ketua Program Studi Akuntansi Keuangan Publik FE-UT Noorina Hartati, S.E., M.Sc. Pada kesempatan ini, Jurusan Akuntansi terus mendengungkan dan memperkenalkan Program Studi Akuntansi Keuangan Publik yang merupakan S1 Program Studi Akuntansi Keuangan Publik (PS AKP) pertama di Indonesia kepada para peserta webinar. Terlebih karena PS AKP ini diinisiasi pembentukkannya secara langsung oleh Bapak Prof. Mardiasmo, MBA., Ph.D., CFrA., QIA., Ak., CA., FCMA., CGMA., ASEAN CPA., CPA (Aust.) sendiri; yang sangat peka akan kebutuhan tenaga-tenaga terampil dan profesional di bidang Sektor Publik untuk menjadi motor perubahan kearahan kebaikan dibidang pelayanan publik.

Semakin berbobot dan meriah webinar ini karena tiga orang profesor yang sangat luar biasa dan sangat mumpuni dibidangnya menjadi narasumber pada kegiatan webinar kali ini yaitu, Bapak Prof. Mardiasmo, MBA., Ph.D., CFrA., QIA., Ak., CA., FCMA., CGMA., ASEAN CPA., CPA (Aust.), CSFA Ketua Dewan Pengawas Nasional (DPN) IAI dan Wakil Menteri Keuangan 2014 – 2019 yang merupakan seorang teknokrat sekaligus birokrat handal, Bapak Prof. Dr. Ihyaul Ulum, SE., M.Si., Ak., CA Direktur Lembaga Sertifikasi Profesi (LPS) Universitas Muhammadiyah Malang yang sangat pakar dibidang intelektual kapital dan Bapak Prof. Ali Muktiyanto, SE, M.Si Dekan dan Guru Besar FE-UT termuda serta seorang guru besar pertama di Indonesia dibidang Sektor Publik yang sangat pakar dibidang tata kelola terutama tata kelola perguruan tinggi. Pemaparan materi ini masih dipandu langsung oleh Ketua Jurusan Akuntansi FE UT Hendrian, S.E., M.Si yang sebentar lagi juga akan menjadi seorang doktor dan Profesor (mari kita doakan bersama).

Tak lupa juga panitia webinar Jurusan Akuntuansi FE-UT kedua mengucapkan terima kasih banyak kepada Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) yang masih setia menjadi sponsor kegiatan ini. Pada kegiatan ini IAI masih memberikan hadiah-hadiah menarik kepada penanya yang pertanyaan terpilih untuk dijawab langsung oleh para narasumber. Selain itu sesuai harapan para peserta webinar sebelumnya kegiatan webinar ini telah juga mendapatkan ijin pengakuan sebanyak 2 SKP yang dapat digunakan oleh para peserta untuk menambah kredit pointnya (PPL). Kegiatan ini juga semakin meriah selain IAI yang memberikan hadiah, Prof Mardiasmo yang akrab dipanggil dengan Prof Mo pun turut memberikan empat buah buku karya tulis beliau yang ditandatangani dan diberikan kata-kata mutiara secara personal kepada para penanya terpilih.

Diakhir sesi webinar, ketiga narasumber memberikan pesan terhadap seluruh peserta webinar tentang inti dari New Public Management (NPM). Lebih lanjut, dalam paparan kesimpulan akhir oleh Prof Mo disebutkan bahwa ruh NPM adalah entrepreneurship yang berfokus pada kebutuhan market, yaitu perubahan mindset dan kolaborasi antara peran sebagai birokrat, sebagai teknokrat, dan sebagai pelaku bisnis yang dipadupadankan sehingga terbentuk harmonisasi yang indah untuk perbaikan birokrasi yang ada saat ini menuju pelayanan publik yang prima. Selain itu, IAI juga berharap bahwa mahasiswa Jurusan Akuntansi FE-UT dapat senantiasa mengikuti kegiatan APAFest untuk menambah pengetahuannya dan menjadi semakin mantap menatap masa depan. Untuk lebih jelasnya kegiatan webinar ini dapat disaksikan pada: https://sl.ut.ac.id/Webinar-Akt2-FEUT-UTTV.

WEBINAR NASIONAL Korporatisasi Birokrasi dan Manajemen Publik Baru: Konsep dan Aplikasi

Kepada Yth,

Bapak/ Ibu dosen/Mahasiswa/Alumni UT/tenaga kependidikan dan masyarakat umum lainnya

Kami mengundang bpk/ibu untuk mengikuti Webinar Jurusan Akuntansi Universitas Terbuka dengan tema “Korporatisasi Birokrasi dan Manajemen Publik Baru: Konsep dan Aplikasi” bersama narasumber:

  1. Prof. Dr. Mardiasmo
    (Ketua DPN IAI/Wakil Menteri Keuangan 2014-2019)
  2. Prof. Dr. Ihyaul Ulum
    (Direktur LSP Universitas Muhammadiyah Malang)
  3. Prof. Dr. Ali Muktiyanto
    (Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Terbuka)

Kegiatan akan dilaksanakan pada:

Sabtu, 12 September 2020

Pukul 09.00 – 13.00 WIB

Live melalui Microsoft Teams

Berikut link pendaftarannya:

https://sl.ut.ac.id/Form-Webinar-Akt2-FEUT

Live on Youtube channel Universitas Terbuka :
https://sl.ut.ac.id/Webinar-Akt2-FEUT-UTTV

Terima kasih dan Salam,

Panitia Webinar Jurusan Akuntansi UT

webinar akuntansi pr(1)

Webinar Nasional Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi – Universitas Terbuka

Sabtu, 8 Agustus 2020, Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi telah menyelenggarakan web seminar (Webinar) nasional perdananya dengan tema: Tangkas Audit di Era Kebiasaan Baru: Konsep dan Aplikasi. Webinar ini dibuka oleh Dekan Fakultas Ekonomi Prof. Ali Muktiyanto, SE, M.Si dan Direktur Eksekutif IAI Ibu Elly Zarni Husin, CA., FCMA., CGMA., ASEAN CPA selaku sponsor kegiatan ini. Pada kegiatan ini juga diperkenalkan Program Studi Akuntansi Keuangan Publik yang merupakan S1 Program Studi Keuangan Publik (AKP) pertama di Indonesia oleh Ketua Program Studi AKP yaitu Ibu Noorina Hartati, SE, M.Sc kepada para peserta webinar yang berjumlah 4.282 orang yang berasal dari dalam nergeri dan luar negeri seperti Australia, Arab Saudi, Taiwan, Hongkong, Singapura, dan Malaysia.

Webinar ini telah disampaikan oleh dua orang Narumber yang luar biasa yaitu Prof. Dr. Abdul Halim, M.B.A., Ak., CA. yang merupakan seorang guru besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (UGM) yang sangat mumpuni dibidang sektor publik dan Bapak Isnaeni Achdiat, CA, CIA, CISA, CGEIT, CISM yang merupakan senior partner Ernst & Young Indonesia dan anggota Dewan Pengurus Nasional IAI. Pemaparan materi ini dipandu oleh Ketua Jurusan Akuntansi Hendrian, SE, M.Si yang baru saja dilantik dan baru saja menyelesaikan studi doktornya di UGM.

Webinar ini cukup menyita perhatian publik karena tema dan narsumber yang luar biasa. Berdasarkan data Youtube UT TV kegiatan ini mencatat record tertinggi penayangan webinar sebanyak 15.000 kali pemutaran Youtube selama acara yang telah dimulai sejak Pukul 09.00-12.30 WIB. Webinar ini mengupas tuntas tentang konsep, trik dan tips untuk menjadi seorang auditor yang tangguh (agile) dalam menghadapi perubahan lingkungan yang dipenuhi oleh ketidakpastian baik di sektor publik maupun di sektor privat.

Antusiasme peserta webinar melahirkan ratusan keingintahuan mendalam dari peserta berupa pertanyaan-pertanyaan kritis pada saat webinar berlangsung. Untuk dapat mengakomodasi pertanyaan-pertanyaan tersebut terpilihlah 10 penanya yang dianggap dapat mewakili pertanyaan ribuan peserta webinar. Ke-10 penanya ini memperoleh hadiah menarik dari IAI berupa gratis keanggotaan IAI, free PPL, dan produk-produk IAI.

Diakhir sesi, kedua narasumber berpesan terutama terhadap calon lulusan Jurusan Akuntansi untuk memahami kata “Accounting” secara lebih mendalam tidak hanya sekadar “Counting”, namun lebih dari itu harus mengarah ke arah kata Account-nya yang berarti akuntabilitas dan menjadi “Agile” dalam segala hal untuk menjawab tantangan ketidakpastian dunia kerja di masa depan. Karena sebenarnya hakikat dari definisi accounting adalah identifikasi, mengukur, dan mencatat. Untuk lebih jelasnya kegiatan webinar ini dapat disaksikan pada: https://sl.ut.ac.id/webinar-akuntansi-uttv.

WEBINAR NASIONAL Tangkas Audit di Era Kebiasaan Baru: Konsep dan Aplikasi

Webinar Nasional Jurusan Akuntansi
Fakultas Ekonomi – Universitas Terbuka

Tema:
“Tangkas Audit di Era Kebiasaan Baru: Konsep dan Aplikasi”

Narasumber:

  • Prof. Dr. Abdul Halim, M.B.A., Ak., CA.
    (Guru Besar Universitas Gajah Mada)
  • Isnaeni Achdiat, CA
    (Anggota DPN IAI & Senior Partner EY Indonesia)

Moderator:
Hendrian, S.E., M.Si
(Dosen Akuntansi FE UT)

Sabtu, 8 Agustus 2020
Pukul 09-00-13.00 WIB

Live on Microsoft Teams
Link Pendaftaran :
https://sl.ut.ac.id/pendaftaran-webinar-akuntansi
(Kuota Terbatas)
Free e-Sertifikat

Turut disponsori oleh IAI

Live on Youtube channel Universitas Terbuka :
https://sl.ut.ac.id/webinar-akuntansi-uttv

ss fe kurikulum

Informasi Pembaharuan Kurikulum Tunggal

Pembaharuan kurikulum di setiap program studi diperlukan secara berkesinambungan agar kurikulum yang ditawarkan program studi dapat mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Informasi selengkapnya dalam bentuk file PDF klik disini.

Informasi lebih lanjut dapat menghubungi via email berikut : sukidi@ecampus.ut.ac.id ,
sus@ecampus.ut.ac.id

la trobe z hoque

Kuliah Tamu Prof Zahirul Hoque dari La Trobe University di UT

Pada 4 November 2019 Fakultas Ekonomi Universitas Terbuka mendapat kunjungan Profesor Zahirul Hoque dari La Trobe University Australia. Sebagaimana kunjungan setahun lalu dalam rangka Seminar Internasional ISBEST 2018, kali ini Profesor Zahirul Hoque memberikan kuliah umum yang dilaksanakan melalui live Streaming dari Ruang Sidang Fakultas Ekonomi. Kegiatan dibuka oleh Dekan Fakultas Ekonomi Prof. Dr. Ali Muktiyanto, SE, M.Si dan bertindak sebagai moderator Amalia Kusuma Wardini, SE., M.Com, Ph.D. Dekan Fakultas Ekonomi menyatakan bahwa kegiatan ini bertujuan sebagai sarana bagi  dosen dan mahaisiswa UT untuk meninba ilmu dari para akademisi berkelas dunia. Lebih jauh Wakil Dekan Fakultas Ekonomi bidang Akademik Prof. Dr. Ginta Ginting, MBA berharap kegiatan ini  dapat menginspirasi para dosen di UT untuk menghasilkan karya ilmiah pada jurnal internasional bereputasi dan bagi mahasiswa pascasarjana dapat meningkatkan kualitas penulisan tesis sesuai fokus penelitiannya.

Topik yang disanpaikan pada kesempatan kali ini adalah Conducting Literature Review and  Publish. Dalam paparannya Prof Zahirul Hoque menyampaikan tehnik dan tips mengenai studi literatur serta sharing pengalamannya sebagai penulis dan chief editor beberapa jurnal bereputasi. Pertanyaan disampaikan baik secara langsung maupun melalui chat live streaming oleh dosen UT, dosen mitra UT serta mahasiswa MM UT. Peserta mengaku memperoleh ilmu yang sangat bermanfaat dan wawasan baru mengenai studi literatur berharap kuliah umum dari akademisi berkelas dunia dapat lebih sering dilaksanakan. Rekaman kuliah umum Prof Zahirul Hoque dapat disimak di  UT Channel melalui Youtube.

Kepatuhan Pajak Dari Perspektif Keperilakuan Dan Penelitian Perpajakan Dalam Akuntansi & Manajemen Keuangan

Rabu, 6/11/2019, Fakultas Ekonomi (FE) menyelenggarakan e-seminar melalui video conference agar lebih dapat menjangkau mahasiswa UT yang tersebar di penjuru Indonesia.Kegiatan e-seminar langsung disiarkan dari Kantor UPBJJ-UT Padang dan merupakan kegiatan rutin yang diadakan UT di setiap semesternya; untuk menghidupkan suasana akademik di lingkungan Fakultas Ekonomi, sekaligus sebagai stimulus proses diskusi antara narasumber dan mahasiswa. E-seminar kali ini bertemakan perpajakan dan tema-tema penelitian perpajakan yang dapat diangkat menjadi penelitian.

E-seminar ini diikuti oleh mahasiswa FE-UT yang berada di 17 kantor UPBJJ-UT: Bandung, Banjarmasin, Denpasar, Jakarta, Kupang, Mataram, Makasar, Malang, Medan, Palembang, Pangkalpinang, Pekanbaru, Surakarta, Serang, Tarakan, Ternate, dan Yogyakarta yang berjumlah total 282 mahasiswa. E-seminar ini juga diikuti oleh dosen FE dan mahasiswa dengan penuh antusias selama lebih dari 2 jam. Materi e-seminar dibawakan oleh dosen tamu Bapak Dr. Fauzan Misra, SE., M.Sc., Ak., CA (Dosen Universitas Andalas-Padang) yang juga merupakan tutor online pada Jurusan Akuntansi UT, di damping oleh Dra. Yusrafiddin, M.Pd.(Kepala UPBJJ-UT Padang).

Sebelumnya kegiatan e-seminar ini dibuka oleh Wakil Dekan II Ibu Dra. Any Meilani, M.Si, Ketua Jurusan Akuntansi Ibu Rini Dwiyani Hadiwidjaja, MSi dan oleh Ketua Jurusan Ekonomi Pembangunan Ibu Dr. Etty Puji Lestasi, M.Si. Dalam sambutannya Wakil Dekan II, Ketua Jurusan Akuntansi dan Ketua Jurusan Ekonomi Pembangunan memberikan pesan agar mahasiswa terutama yang sedang dalam tahap akhir penyelesaian studinya dapat memanfaatkan kegiatan ini untuk menggali dan menemukan ide untuk karya ilmiahnya. Pada kegiatan e-seminar ini suasana diskusi terasa hidup, mahasiswa banyak mengajukan pertanyaan dan diskusi yang berarti.

Melalui COPSI 1st, Terpilih Produk Inovasi Terbaik pada Sektor Publik

Dalam rangkaian kegiatan International Seminar on Business, Economics, Social Science and Technology (ISBEST) 2nd yang diselenggarakan pada 23-24 Oktober 2019, telah dilaksanakan semi final Competition of Public Sector Innovation (COPSI) 1st 2019 di Wisma 2, Rabu (23/10/2019). Terpilih lima peserta terbaik yang melenggang ke Grand Final COPSI 1st untuk mempresentasikan produk hasil inovasi di sektor publik di Universitas Terbuka Convention Center (UTCC), Kamis (24/10/2019).

COPSI 1st sebagai wadah untuk memberikan apresiasi terhadap penggiat di sektor publik dalam berbagai inovasi sehingga memberikan manfaat bagi sistem manajerial entitas sektor publik maupun masyarakat. Entitas sektor publik yang dapat mengikuti COPSI 1st 2019 ini adalah Pemerintah Daerah, Badan Layanan Umum maupun Badan Layanan Umum Daerah (BLU/BLUD), Badan Usaha Milik Negara maupun Badan Usaha Milik Daerah (BUMN/BUMD), rumah sakit, perguruan tinggi, lembaga keagamaan, lembaga swadaya masyarakat, dan entitas sektor publik lainnya.

Juri dari COPSI 1st 2019 ini adalah Prof. Zakiah Saleh dari University of Malaya, kemudian Rahmadi Murwanto, Ak., M.Acc., M.B.A., Ph.D selaku Direktur PKN STAN dan Dr. Ali Muktiyanto, S.E., M.Si., selaku Dekan Fakultas Ekonomi UT dengan didampingi oleh Prof. Indra Bastian, M.B.A., Ph.D. dari Universitas Gadjah Mada dan Moh. Mahsun, S.E., M.Sc., Ak., CA., CPA, Direktur Asosiasi Pengajar Akuntansi Sektor Publik (APSAE). Dalam sambutannya, Moh. Mahsun menyampaikan bahwa COPSI 1st mengapresiasi dan akan mendampingi para penggiat sektor publik untuk mendapatkan hak paten, serta menjadi member perdana forum inovasi sektor publik.

Setelah para finalis mempresentasikan produk inovasinya, Moh. Mahsun mengumumkan pemenang COPSI 1st 2019, sebagai berikut:

Juara IOmah Bahasa YogyakartaFunny English Coversation Method for Children and Public
Juara IIBK Pemkot GorontaloMetode Konversi Keuangan Daerah Menuju Accrual Basis
Juara IIIUPN Jawa TimurPendekatan Akuntansi Arus Dana dalam Studi Pertumbuhan Ekonomi
Juara IV Universitas Terbuka Aplikasi Keuangan BUMDes
Juara VRepi AriantoModel Pengembangan Pariwisata Berbasis Kemasyarakatan

Pada akhir hari kedua penyelenggaraan ISBEST 2nd dan COPSI 1st 2019 dilaksanakan Coaching Clinic untuk meningkatkan kualitas dari makalah-makalah yang telah masuk dan telah dipresentasikan pada hari pertama oleh Prof. Zakiah Saleh dari University of Malaya dan juga Dr. Isma Widiaty serta Cep Ubad Abdullah, M.Pd. dari Rumah Publikasi Indonesia. Adapun Ketua Pelaksana ISBEST 2nd dan COPSI 1st 2019 ini adalah Dr. Joko Rizkie Widokarti, S.E., M.M. dan Advisor Prof. Ginta Ginting, M.B.A.

sumber :
https://www.ut.ac.id/berita/2019/10/melalui-copsi-1st-terpilih-produk-inovasi-terbaik-pada-sektor-publik

LPPM-UT Akan Fasilitasi Produk Inovasi Mendapatkan Hak Kekayaan Intelektual

“Inovasi adalah buah intelektual oleh karena itu perlu dilindungi hak kekayaan intelektual bagi mereka yang melakukan inovasi yang bermanfaat kemasyarakatan”

Kunjunungan APSAE dan Peserta COPSI ke LPPM UT (24/10/2019)

Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Kamis (24/10/2019), Ketua LPPM-UT  Prof. Dr. Karnedi didampingi oleh Sekretaris LPPM-UT Dr. Ake Wihadanto, SE., MT dan Kepala Pusat Penelitian Keilmuan Prof Dr. M. Gorky Sembiring, MSc. menyambut kehadiran

Direktur Asosiasi Pengajar Akuntansi Sektor Publik (APSAE)  Moh. Mahsun, SE, M.Si., Ak., CA, CPA, PhD (cand)  dan peserta Competition of Public Sector Innovation Award (COPSI 1st) 2019 yang diselenggarakan oleh Fakultas Ekonomi Universitas Terbuka.

Dalam pertemuan tersebut Moh. Mahsun menyampaikan bahwa inovasi yang terkait sektor publik sudah semestinya mendapat tempat dan apresiasi, semisal seperti COPSI namun itu akan lebih baik jika hasil inovasi dari para peserta dan pemenang lomba mendapat Hak Kekayaan Intelektual baik berupa Hak Pencatatan Ciptaan maupun Paten. ” Hak Kekayaan Intelektual dari Inovasi ini perlu dilidungi agar penciptannya dapat mengembangkan lagi inovasinya” Jelas Mahsun.


Diskusi Mengenai Proses Mendapatkan Hak Kekayaan Intelektual

Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Terbuka  Dr. Ali Muktiyanto, S.E., M.Si. yang turut hadir dalam pertemuan tersebut menyampaikan bahwa COPSI ini merupakan yang pertama kali dilakukan untuk kompetisi inovasi sektor publik. “Semoga kedepannya COPSI menjadi kompetisi yang lebih besar dan menjadi agenda Universitas Terbuka yang akan dikelola Lembaga yang tepat seperti LPPM agar tepat pengelolaannya” Sebut Ali.

LPPM-UT menyambut baik kepercayaan APSAE, Fakultas Ekonomi-UT dan peserta COPSI untuk mendampingi perkembangan inovasi tersebut agar menjadi produk yang bermanfaat bagi kehidupan masyarakat. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Ketua LPPM-UT saat memberikan tanggapan mengenai pernan LPPM-UT dalam pengelolaan inovasi.

SUMBER : 
http://andri.staff.ut.ac.id/2019/10/24/lppm-ut-akan-fasilitasi-produk-inovasi-mendapatkan-hak-kekayaan-intelektual/
http://lppm.ut.ac.id/node/316

ISBEST 2019 Fokus pada Tantangan dan Peluang Inovasi dalam Hadapi Masyarakat 5.0

Pesatnya perkembangan ekonomi, bisnis dan sosial yang disebabkan oleh munculnya teknologi digital, telah mengubah struktur ekonomi, bisnis, dan tatanan kehidupan konvensional. Kondisi ini melahirkan Society 5.0 yang hadir bersamaan dengan Era Revolusi Industri 4.0 yang berpusat pada informasi dan data digital. Society 5.0 merupakan periode yang berpusat pada manusia dalam menyeimbangkan kemajuan ekonomi dan memecahkan masalah sosial melalui integrasi ruang maya dan ruang fisik.

Guna memfasilitasi para akademisi, praktisi, peneliti, dan mahasiswa dalam menggali informasi dan penelitian terkait Society 5.0, Fakultas Ekonomi Universitas Terbuka (FE-UT) menyelenggarakan International Seminar on Business, Economics, Social Science and Technology (ISBEST) 2nd dan Competition of Public Sector Innovation Award (COPSI) 1st 2019 yang bekerja sama dengan Asosiasi Pengajar Akuntansi Sektor Publik (APSAE) dan Rumah Publikasi Indonesia (RPI). Seminar yang diselenggarakan pada 23-24 Oktober 2019 di Universitas Terbuka Convention Center (UTCC) mengangkat tema “Indonesian Society in 5.0: Innovation Challenges and Opportunities”.

Seminar ini resmi dibuka oleh Rektor UT yang diwakili oleh Dr. Ali Muktiyanto, S.E., M.Si. selaku Dekan Fakultas Ekonomi. Ali Muktiyanto menyampaikan bahwa melalui Society 5.0, kecerdasan buatan akan mengubah data besar di semua lapisan masyarakat dan Internet of Things akan menjadi kebijakan baru, yang akan didedikasikan untuk meningkatkan kemampuan dan membuka peluang bagi umat manusia. Ia mengapresiasi atas terselenggaranya ISBEST 2019 dan berharap seminar ini dapat menstimulasi diskusi yang aktif, serta membangun jaringan baru melalui penelitian kolaboratif.

Dalam sambutannya, Dr. Joko Rizkie Widokarti, S.E., M.M. selaku Ketua Pelaksana ISBEST 2019 menyampaikan bahwa terdapat 100 pemakalah yang berpartisipasi dan diharapkan dapat terjalin diskusi yang konstruktif dan terbuka dalam diskusi panel. Pada hari pertama pembicara utama adalah Dr. Ir. Dwi Heriyanto, M.T., VP. Human Capital Strategic Management TELKOM and Board of Commissioners PT. PINS yang fokus membahas cara Telkom Indonesia menghadapi Society 5.0. Pembicara berikutnya yaitu Datok Prof. Yusof Kasim dari Universiti Kebangsaan Malaysia – Malaysia dan terakhir Prof. Masatsugu Nemoto dari Chungbuk National University – Korea yang berbagi inovasi-inovasi yang telah dilakukan pada sektor publik di Malaysia dan Korea.

Seminar dilanjut dengan diskusi panel ISBEST 2019 bagi para pemakalah untuk mempresentasikan hasil penelitiannya. Pada kesempatan yang sama diselenggarakan juga semi final Competition of Public Sector Innovation (COPSI) 1st 2019 di Wisma 2, UT-Pusat. COPSI 1st menjadi wadah untuk memberikan apresiasi terhadap penggiat di sektor publik atas partisipasinya dalam upaya melakukan berbagai inovasi sehingga memberikan manfaat bagi sistem manajerial entitas sektor publik maupun masyarakat. 

sumber :
https://www.ut.ac.id/berita/2019/10/isbest-2019-fokus-pada-tantangan-dan-peluang-inovasi-dalam-hadapi-masyarakat-50