la trobe z hoque

Kuliah Tamu Prof Zahirul Hoque dari La Trobe University di UT

Pada 4 November 2019 Fakultas Ekonomi Universitas Terbuka mendapat kunjungan Profesor Zahirul Hoque dari La Trobe University Australia. Sebagaimana kunjungan setahun lalu dalam rangka Seminar Internasional ISBEST 2018, kali ini Profesor Zahirul Hoque memberikan kuliah umum yang dilaksanakan melalui live Streaming dari Ruang Sidang Fakultas Ekonomi. Kegiatan dibuka oleh Dekan Fakultas Ekonomi Prof. Dr. Ali Muktiyanto, SE, M.Si dan bertindak sebagai moderator Amalia Kusuma Wardini, SE., M.Com, Ph.D. Dekan Fakultas Ekonomi menyatakan bahwa kegiatan ini bertujuan sebagai sarana bagi  dosen dan mahaisiswa UT untuk meninba ilmu dari para akademisi berkelas dunia. Lebih jauh Wakil Dekan Fakultas Ekonomi bidang Akademik Prof. Dr. Ginta Ginting, MBA berharap kegiatan ini  dapat menginspirasi para dosen di UT untuk menghasilkan karya ilmiah pada jurnal internasional bereputasi dan bagi mahasiswa pascasarjana dapat meningkatkan kualitas penulisan tesis sesuai fokus penelitiannya.

Topik yang disanpaikan pada kesempatan kali ini adalah Conducting Literature Review and  Publish. Dalam paparannya Prof Zahirul Hoque menyampaikan tehnik dan tips mengenai studi literatur serta sharing pengalamannya sebagai penulis dan chief editor beberapa jurnal bereputasi. Pertanyaan disampaikan baik secara langsung maupun melalui chat live streaming oleh dosen UT, dosen mitra UT serta mahasiswa MM UT. Peserta mengaku memperoleh ilmu yang sangat bermanfaat dan wawasan baru mengenai studi literatur berharap kuliah umum dari akademisi berkelas dunia dapat lebih sering dilaksanakan. Rekaman kuliah umum Prof Zahirul Hoque dapat disimak di  UT Channel melalui Youtube.

Kepatuhan Pajak Dari Perspektif Keperilakuan Dan Penelitian Perpajakan Dalam Akuntansi & Manajemen Keuangan

Rabu, 6/11/2019, Fakultas Ekonomi (FE) menyelenggarakan e-seminar melalui video conference agar lebih dapat menjangkau mahasiswa UT yang tersebar di penjuru Indonesia.Kegiatan e-seminar langsung disiarkan dari Kantor UPBJJ-UT Padang dan merupakan kegiatan rutin yang diadakan UT di setiap semesternya; untuk menghidupkan suasana akademik di lingkungan Fakultas Ekonomi, sekaligus sebagai stimulus proses diskusi antara narasumber dan mahasiswa. E-seminar kali ini bertemakan perpajakan dan tema-tema penelitian perpajakan yang dapat diangkat menjadi penelitian.

E-seminar ini diikuti oleh mahasiswa FE-UT yang berada di 17 kantor UPBJJ-UT: Bandung, Banjarmasin, Denpasar, Jakarta, Kupang, Mataram, Makasar, Malang, Medan, Palembang, Pangkalpinang, Pekanbaru, Surakarta, Serang, Tarakan, Ternate, dan Yogyakarta yang berjumlah total 282 mahasiswa. E-seminar ini juga diikuti oleh dosen FE dan mahasiswa dengan penuh antusias selama lebih dari 2 jam. Materi e-seminar dibawakan oleh dosen tamu Bapak Dr. Fauzan Misra, SE., M.Sc., Ak., CA (Dosen Universitas Andalas-Padang) yang juga merupakan tutor online pada Jurusan Akuntansi UT, di damping oleh Dra. Yusrafiddin, M.Pd.(Kepala UPBJJ-UT Padang).

Sebelumnya kegiatan e-seminar ini dibuka oleh Wakil Dekan II Ibu Dra. Any Meilani, M.Si, Ketua Jurusan Akuntansi Ibu Rini Dwiyani Hadiwidjaja, MSi dan oleh Ketua Jurusan Ekonomi Pembangunan Ibu Dr. Etty Puji Lestasi, M.Si. Dalam sambutannya Wakil Dekan II, Ketua Jurusan Akuntansi dan Ketua Jurusan Ekonomi Pembangunan memberikan pesan agar mahasiswa terutama yang sedang dalam tahap akhir penyelesaian studinya dapat memanfaatkan kegiatan ini untuk menggali dan menemukan ide untuk karya ilmiahnya. Pada kegiatan e-seminar ini suasana diskusi terasa hidup, mahasiswa banyak mengajukan pertanyaan dan diskusi yang berarti.

Melalui COPSI 1st, Terpilih Produk Inovasi Terbaik pada Sektor Publik

Dalam rangkaian kegiatan International Seminar on Business, Economics, Social Science and Technology (ISBEST) 2nd yang diselenggarakan pada 23-24 Oktober 2019, telah dilaksanakan semi final Competition of Public Sector Innovation (COPSI) 1st 2019 di Wisma 2, Rabu (23/10/2019). Terpilih lima peserta terbaik yang melenggang ke Grand Final COPSI 1st untuk mempresentasikan produk hasil inovasi di sektor publik di Universitas Terbuka Convention Center (UTCC), Kamis (24/10/2019).

COPSI 1st sebagai wadah untuk memberikan apresiasi terhadap penggiat di sektor publik dalam berbagai inovasi sehingga memberikan manfaat bagi sistem manajerial entitas sektor publik maupun masyarakat. Entitas sektor publik yang dapat mengikuti COPSI 1st 2019 ini adalah Pemerintah Daerah, Badan Layanan Umum maupun Badan Layanan Umum Daerah (BLU/BLUD), Badan Usaha Milik Negara maupun Badan Usaha Milik Daerah (BUMN/BUMD), rumah sakit, perguruan tinggi, lembaga keagamaan, lembaga swadaya masyarakat, dan entitas sektor publik lainnya.

Juri dari COPSI 1st 2019 ini adalah Prof. Zakiah Saleh dari University of Malaya, kemudian Rahmadi Murwanto, Ak., M.Acc., M.B.A., Ph.D selaku Direktur PKN STAN dan Dr. Ali Muktiyanto, S.E., M.Si., selaku Dekan Fakultas Ekonomi UT dengan didampingi oleh Prof. Indra Bastian, M.B.A., Ph.D. dari Universitas Gadjah Mada dan Moh. Mahsun, S.E., M.Sc., Ak., CA., CPA, Direktur Asosiasi Pengajar Akuntansi Sektor Publik (APSAE). Dalam sambutannya, Moh. Mahsun menyampaikan bahwa COPSI 1st mengapresiasi dan akan mendampingi para penggiat sektor publik untuk mendapatkan hak paten, serta menjadi member perdana forum inovasi sektor publik.

Setelah para finalis mempresentasikan produk inovasinya, Moh. Mahsun mengumumkan pemenang COPSI 1st 2019, sebagai berikut:

Juara IOmah Bahasa YogyakartaFunny English Coversation Method for Children and Public
Juara IIBK Pemkot GorontaloMetode Konversi Keuangan Daerah Menuju Accrual Basis
Juara IIIUPN Jawa TimurPendekatan Akuntansi Arus Dana dalam Studi Pertumbuhan Ekonomi
Juara IV Universitas Terbuka Aplikasi Keuangan BUMDes
Juara VRepi AriantoModel Pengembangan Pariwisata Berbasis Kemasyarakatan

Pada akhir hari kedua penyelenggaraan ISBEST 2nd dan COPSI 1st 2019 dilaksanakan Coaching Clinic untuk meningkatkan kualitas dari makalah-makalah yang telah masuk dan telah dipresentasikan pada hari pertama oleh Prof. Zakiah Saleh dari University of Malaya dan juga Dr. Isma Widiaty serta Cep Ubad Abdullah, M.Pd. dari Rumah Publikasi Indonesia. Adapun Ketua Pelaksana ISBEST 2nd dan COPSI 1st 2019 ini adalah Dr. Joko Rizkie Widokarti, S.E., M.M. dan Advisor Prof. Ginta Ginting, M.B.A.

sumber :
https://www.ut.ac.id/berita/2019/10/melalui-copsi-1st-terpilih-produk-inovasi-terbaik-pada-sektor-publik

LPPM-UT Akan Fasilitasi Produk Inovasi Mendapatkan Hak Kekayaan Intelektual

“Inovasi adalah buah intelektual oleh karena itu perlu dilindungi hak kekayaan intelektual bagi mereka yang melakukan inovasi yang bermanfaat kemasyarakatan”

Kunjunungan APSAE dan Peserta COPSI ke LPPM UT (24/10/2019)

Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Kamis (24/10/2019), Ketua LPPM-UT  Prof. Dr. Karnedi didampingi oleh Sekretaris LPPM-UT Dr. Ake Wihadanto, SE., MT dan Kepala Pusat Penelitian Keilmuan Prof Dr. M. Gorky Sembiring, MSc. menyambut kehadiran

Direktur Asosiasi Pengajar Akuntansi Sektor Publik (APSAE)  Moh. Mahsun, SE, M.Si., Ak., CA, CPA, PhD (cand)  dan peserta Competition of Public Sector Innovation Award (COPSI 1st) 2019 yang diselenggarakan oleh Fakultas Ekonomi Universitas Terbuka.

Dalam pertemuan tersebut Moh. Mahsun menyampaikan bahwa inovasi yang terkait sektor publik sudah semestinya mendapat tempat dan apresiasi, semisal seperti COPSI namun itu akan lebih baik jika hasil inovasi dari para peserta dan pemenang lomba mendapat Hak Kekayaan Intelektual baik berupa Hak Pencatatan Ciptaan maupun Paten. ” Hak Kekayaan Intelektual dari Inovasi ini perlu dilidungi agar penciptannya dapat mengembangkan lagi inovasinya” Jelas Mahsun.


Diskusi Mengenai Proses Mendapatkan Hak Kekayaan Intelektual

Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Terbuka  Dr. Ali Muktiyanto, S.E., M.Si. yang turut hadir dalam pertemuan tersebut menyampaikan bahwa COPSI ini merupakan yang pertama kali dilakukan untuk kompetisi inovasi sektor publik. “Semoga kedepannya COPSI menjadi kompetisi yang lebih besar dan menjadi agenda Universitas Terbuka yang akan dikelola Lembaga yang tepat seperti LPPM agar tepat pengelolaannya” Sebut Ali.

LPPM-UT menyambut baik kepercayaan APSAE, Fakultas Ekonomi-UT dan peserta COPSI untuk mendampingi perkembangan inovasi tersebut agar menjadi produk yang bermanfaat bagi kehidupan masyarakat. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Ketua LPPM-UT saat memberikan tanggapan mengenai pernan LPPM-UT dalam pengelolaan inovasi.

SUMBER : 
http://andri.staff.ut.ac.id/2019/10/24/lppm-ut-akan-fasilitasi-produk-inovasi-mendapatkan-hak-kekayaan-intelektual/
http://lppm.ut.ac.id/node/316

ISBEST 2019 Fokus pada Tantangan dan Peluang Inovasi dalam Hadapi Masyarakat 5.0

Pesatnya perkembangan ekonomi, bisnis dan sosial yang disebabkan oleh munculnya teknologi digital, telah mengubah struktur ekonomi, bisnis, dan tatanan kehidupan konvensional. Kondisi ini melahirkan Society 5.0 yang hadir bersamaan dengan Era Revolusi Industri 4.0 yang berpusat pada informasi dan data digital. Society 5.0 merupakan periode yang berpusat pada manusia dalam menyeimbangkan kemajuan ekonomi dan memecahkan masalah sosial melalui integrasi ruang maya dan ruang fisik.

Guna memfasilitasi para akademisi, praktisi, peneliti, dan mahasiswa dalam menggali informasi dan penelitian terkait Society 5.0, Fakultas Ekonomi Universitas Terbuka (FE-UT) menyelenggarakan International Seminar on Business, Economics, Social Science and Technology (ISBEST) 2nd dan Competition of Public Sector Innovation Award (COPSI) 1st 2019 yang bekerja sama dengan Asosiasi Pengajar Akuntansi Sektor Publik (APSAE) dan Rumah Publikasi Indonesia (RPI). Seminar yang diselenggarakan pada 23-24 Oktober 2019 di Universitas Terbuka Convention Center (UTCC) mengangkat tema “Indonesian Society in 5.0: Innovation Challenges and Opportunities”.

Seminar ini resmi dibuka oleh Rektor UT yang diwakili oleh Dr. Ali Muktiyanto, S.E., M.Si. selaku Dekan Fakultas Ekonomi. Ali Muktiyanto menyampaikan bahwa melalui Society 5.0, kecerdasan buatan akan mengubah data besar di semua lapisan masyarakat dan Internet of Things akan menjadi kebijakan baru, yang akan didedikasikan untuk meningkatkan kemampuan dan membuka peluang bagi umat manusia. Ia mengapresiasi atas terselenggaranya ISBEST 2019 dan berharap seminar ini dapat menstimulasi diskusi yang aktif, serta membangun jaringan baru melalui penelitian kolaboratif.

Dalam sambutannya, Dr. Joko Rizkie Widokarti, S.E., M.M. selaku Ketua Pelaksana ISBEST 2019 menyampaikan bahwa terdapat 100 pemakalah yang berpartisipasi dan diharapkan dapat terjalin diskusi yang konstruktif dan terbuka dalam diskusi panel. Pada hari pertama pembicara utama adalah Dr. Ir. Dwi Heriyanto, M.T., VP. Human Capital Strategic Management TELKOM and Board of Commissioners PT. PINS yang fokus membahas cara Telkom Indonesia menghadapi Society 5.0. Pembicara berikutnya yaitu Datok Prof. Yusof Kasim dari Universiti Kebangsaan Malaysia – Malaysia dan terakhir Prof. Masatsugu Nemoto dari Chungbuk National University – Korea yang berbagi inovasi-inovasi yang telah dilakukan pada sektor publik di Malaysia dan Korea.

Seminar dilanjut dengan diskusi panel ISBEST 2019 bagi para pemakalah untuk mempresentasikan hasil penelitiannya. Pada kesempatan yang sama diselenggarakan juga semi final Competition of Public Sector Innovation (COPSI) 1st 2019 di Wisma 2, UT-Pusat. COPSI 1st menjadi wadah untuk memberikan apresiasi terhadap penggiat di sektor publik atas partisipasinya dalam upaya melakukan berbagai inovasi sehingga memberikan manfaat bagi sistem manajerial entitas sektor publik maupun masyarakat. 

sumber :
https://www.ut.ac.id/berita/2019/10/isbest-2019-fokus-pada-tantangan-dan-peluang-inovasi-dalam-hadapi-masyarakat-50

Tinjau Kembali Kurikulum Fakultas Ekonomi Universitas Terbuka Bersama Para Pakar

Fakultas Ekonomi Universitas Terbuka (FE-UT) menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) dalam rangka pemutakhiran kurikulum, diikuti oleh semua dosen dari semua jurusan yang ada di Fakultas Ekonomi seperti Manajemen, Ekonomi Pembangunan dan Akuntansi.

Kegiatan Rekurikulum yang dilakukan adalah pengembangan kurikulum agar dapat menyesuaikan dengan kebutuhan  di era Revolusi Industri 4.0 dan menyambut masyarakat 5.0. Kegiatan tersebut diselenggarakan di Hotel Aston Marina Jakarta, selama 5 hari mulai hari Rabu hingga Minggu (02/10/2019-06/10/2019). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Wakil Dekan bidang akademik Ibu Prof. Dr. Ginta Ginting MBA.

Dari jurusan Manajemen dengan narasumber : Dr. Zainur Hidayah, S.Pi., MM., (Ketua Jurusan Manajemen), Prof. Musa Hubeis, Prof. Martani Husein, Dr. Mulia Siregar, Dr. BM Purwanto  (Perwakilan Praktisi), Dr. Sri Gunawan, Dr. Ir. Muhammad Rudi Salahuddin, Dr. Harjum Muharam, Gatot Yudoko, Ph.D, Prof. Agus W. Soehadi, Ph.D.

Dari jurusan Ekonomi Pembangunan dengan narasumber : Dr. Etty Puji Lestari,S.E., M.Si., (Ketua Jurusan Ekonomi Pembangunan), Dr. Siti Aisyah, Heddy A. Pritasa, S.E., M.M, Teguh Dartanto, Ph.D, Dr. Deddy Heriwibowo, MEP, Prof. Dr. Lincolin Arsyad, M.Sc, Sossanto Dwi Handoyo, Ph.D (Perwakilan Praktisi).

Dari jurusan Akuntansi dengan narasumber: Rini Dwiyani Hadiwidjaja, M.Si (Ketua Prodi S1 Akuntansi-UT), Dr. Ancella A. Hermawan, MBA, CA (Perwakilan Akademisi), Prof. Dr. Dian Agustia, SE., M.Si., Ak., CMA, CA dan Dr. Zaenal Fanani, SE., MSA., Ak., CA (Perwakilan Asosiasi) dan Isnaeni Achdiat, SE., M.Ak, CA.,CIA, CISA, CISM, CGEIT dan Ahalik, SE., Ak., MSi., MAk., CMA, CPMA, CPSAK, CPA, DipIFR, CACP, ACPA, CA (Perwakilan Praktisi).

Sebagai keynote speech terkait pemantapan kurikulum disampaikan oleh Prof. Ir. Tian Belawati, M.Ed. Ph.D, (Pakar di bidang Teknologi Pembelajaran), Prof. Paulina Pannen, M.LS. (Staf Ahli Kemenristek Dikti) dan Prof. Dr. R. Benny Agus Pribadi, M.A. (Pakar di bidang Teknologi Pembelajaran).

Dr. Ali Muktiyanto, S.E., M.Si., Dekan FE, sekaligus moderator pada FGD, dalam pembukaan mengatakan seluruh jurusan yang ada di Fakultas Ekonomi perlu terus dikembangkan dan disesuaikan dengan perubahan lingkungan, agar dapat menghasilkan lulusan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan perkembangan zaman. Selain itu kegiatan FGD re-analisis kurikulum dari semua jurusan Fakultas Ekonomi merupakan upaya Fakultas Ekonomi-UT untuk semakin meningkatkan eksistensinya sebagai pioneer pencetak lulusan Sarjana Akuntansi yang menggunakan sistem Pendidikan Tinggi Terbuka dan Jarak Jauh (PTTJJ) yang didukung dengan teknologi pembelajaran terkini.

Para pakar mengapresiasi UT atas keseriusannya mengembangkan Akuntansi. Mereka juga mendukung re-analisis kurikulum semua jurusan yang ada di Fakultas Ekonomi yang memadukan pendekatan etika, kewirausahaan dan tanggung jawab sosial dalam sistem PTTJJ untuk mencetak para yang mampu besaing di Era Industri 4.0 dan masyarakat 5.0. Peserta FGD bersepakat perlunya untuk meng-infus sentuhan teknologi digital dan sosial kemanusiaan di setiap Matakuliah. Hal ini diperlukan untuk semakin mewujudkan masyarakat unggul dalam mempersiapkan bonus demografi di tahun 2050. Hasil FGD ini, selanjutnya akan diramu kembali oleh semua jurusan  menjadi Kurikulum yang akan diberlakukan pada tahun 2020. Kurikulum ini, akan menjadi benchmarking bagi universitas lain yang juga akan menerapkan pendidikan Sarjana secara daring.

Workshop Reanalisis Kurikulum Program Studi Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi Universitas Terbuka

Pada Hari Rabu sampai Minggu, tanggal 2 – 6 Oktober 2019 telah dilaksanakan Kegiatan Reanalisis Kurikulum Program Studi Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi, Universitas Terbuka bertempat di Hotel Aston Marina Ancol Jakarta.

Dasar Pelaksanaan :
1.) Surat Tugas Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Terbuka No. 43213/UN31.FAK.2/PP.08/2019 tertanggal 19 September 2019.
2.) Workshop Re-Analisis Kurikulum Program Studi Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi, Universitas Terbuka tanggal 2 – 6 Oktober 2019 bertempat di Hotel Aston Marina Ancol Jakarta.

Tujuan Kegiatan :
Kegiatan Re-Analisis kurikulum ini bertujuan untuk melakukan analisa kembali kurikulum Program Studi Ekonomi Pembangunan Universitas Terbuka yang sesuai perkembangan ilmu pengetahuandan teknologi yang begitu cepat, serta kebutuhann dunia usaha dan dunia industry yang mengakomodir pada era revolusi Industri 4.0 serta penerapan pendidikan abad 21 yaitu Outcome Base Educationa (OBE).

Agenda Kegiatan :

Rabu, 2 Oktober 2019: Paparan dari
• Prof. Tian Belawati
• Prof. Paulina Pannen
• Dr. Mohamad Yunus, S.S., M.A

Kamis dan Jumat, 3 dan 4 Oktober 2019: FGD dan Perumusan Visi, Misi, CPL dan CPMK
• FGD dihadiri oleh Akademisi, Praktisi dan Asosiasi
• Penyusunan Visi, Misi, CPL dan CPMK (didampingi oleh Fasilitator)

Sabtu, 5 Oktober 2019: Kerja Mandiri Penyusunan CPMK (didampingi fasilitator)

Minggu, 6 Oktober 2019: Sanctioning Hasil Kegiatan

Peserta Kegiatan

Narasumber:

  1. Prof. Tian Belawati
  2. Prof. Paulina Pannen
  3. Dr. Mohamad Yunus, S.S., M.A
  4. Prof. Dr. Lincolin Arsyad, M.Sc
  5. Rossanto Dwi Handoyo, Ph.D
  6. Dr. Deddy Heriwibowo, MEP
  7. Heddy A. Pritasa, S.E., M.M
  8. Dr. Siti Aisyah
  9. Teguh Dartanto, Ph.D

Penanggung Jawab:
Dr. Etty Puji Lestari, S.E, M.Si.

Moderator:
Dr. Ake Wihadanto, S.E., M.T.

Notulis:
Rini Yayuk Priyati, S.E., M.Ec., Ph.D.
Fasilitator:
Dr. R. Benny Agus Pribadi, M.A.

Peserta:

  1. Adrian Sutawijaya, S.E., M.Si.
  2. Dra. Any Meilani, M.Si.
  3. Arief Rahman Susila, S.E., M.Si.
  4. Dra. Hendrin Hariati Sawitri, M.Si.
  5. Rini Febrianti, M.E.
  6. Drs. Suhartono, M.Si.
  7. Ir. Tri Kurniawati Retnaningsih, M.Si.
  8. Yosi Mardoni, S.E., M.Si.
  9. Zulfahmi, S.E., M.Si.

Administrasi:

  1. Annisa Syarifah, S.Si
  2. Nurul Habibah, S.E

Waktu Pelaksanaan : 2 – 6 Oktober 2019

Tempat Pelaksanaan : Hotel Aston Marina Ancol Jakarta

Hasil Kegiatan :

1.) Paparan PJJ dan Kebijakan Pendidikan Era Revolusi Industri 4.0 :
a.) Prof. Tian Belawati
Kompetensi Revolusi Industri 4.0
• Penguatan Karakter
• Literasi Kemanusiaan
• Literasi Sosial
• Literasi teknologi
• Mahasiswa diajak deep learning dan reflecting thingking
• 10 Keterampilan RI 4.0

b.) Prof. Paulina Pannen
• Fokus pada pengembangan SDM,
• Internasionalisasi dan konektivitas,
• Pelibatan mahasiswa
• Engagement (dosen dan mahasiswa), link
• Pembagian kriteria internasionalisasi dan konektivitas (30 % praktek, 40 % keilmuan, 30 % ke UT-an

c.) Wakil Rektor Bidang Akademik (Warek I)
• 30 % nuansa terapan
• 9-10 SKS kompetensi ciri khas prodi
• Harus ada banchmark 3 PTN bereputasi, 3 Pt luar negeri
• Menguasai Bahasa asing

2.) Focus Group Discussion
a.) Prof. Dr. Lincolin Arsyad, M.Sc
• Kurikulum diperbaiki setiap tahun
• Kurikulum fokusnnya aplied bukan science sehingga MK harus up to date dan bias digunakan untuk 10 tahun mendatang
• Visi harus memiliki 3 hal: achievement, dimensi waktu, prestasi)
• Konsentrasi Regional dan bisnis economic digital
• Memiliki hubungan dengan SDM unggul Indonesia maju
• Kurikulum jadi pemimpin bukan tukang

b.) Dr. Deddy Heriwibowo, MEP
• Sekarang masuk e-gov dan mengarah ke smart city
• Lulusan harus memiliki pemahaman tentang eco-system pemerintah dan mamp berinteraksi dengan ekosistem pemerintah
• New economics Institutional
• Behaviour economics
• MK yang bisa diaplikasi pada penganggaran pemerintah

c.) Dr. Siti Aisyah
• Profil lulusan versi APSEPI
• Visi harus unik, terukur dan realistik
• Apakah membentuk MK baru atau memasukan ruhnya kedalam MK yang sudah ada (RI 4.0)
• Profil lulusan UNS (ekonom, analis, praktisi, wirausahawan)
• CPL minimum ada 4 awal: menguasasi konsep dasar ilmu ekonomi, mengaplikasikan dan memngembangakan keahlian dalam bidang ekonomi, mengkomunikasikan dan tanggung jawab sosial

d.) Rossanto Dwi Handoyo, Ph.D
• UT harus Lebih ke practical
• Lulusan S1 itu harus jadi pemimpin dan decision maker
• PT harus menghasilkan lulusan yang create Job
• Ada konsentrasi-konsetrasi
• Sertifikasi kompetensi
• UNAIR mendekatkan mahasiswa dengan praktisi (mengundang praktisi untuk hadir sharing knowledge dengan mahasiswa)
• Penekanan pada lulusan yang bukan untuk pemerintahan

e.) Heddy A. Pritasa, S.E., M.M
• Banyak Materi terkait ekonomi makro dan mikro (terkait Fiscal)
• Mitigasi finansial ( Banyak peraturan kementrian terakit dengan asuransi, ex : asauransi pertaniaan, asuranasi perikanan, asuransi milik negara)
• Forum eksekutif asuransi (banyak alumni UT)
• Modul UT sudah bagus, bisa belajar tanpa nanya
• Wadah alumni UT kurang tersalurkan
• Memperkuat wadah keterikatan

f.) Dr. R. Benny Agus Pribadi, M.A.
• Kurikulum sebagai suatu sistem
• Taksonomi bloom perlu diperhatikan
• Perlu diperhatikan system UT akibat perubahan kurikulum akan merubah semuanya
• Rumuskan Profil lulusan terlebih dahulu, capaian pembelajaran

g.) Teguh Dartanto, Ph.D
• Perubahan kurikulum dilakukan setiap tahun yang minor sedangkan mayor setiap 4 tahun
• Tuntutan Life skil mahasiswa harus bisa 4 literasi (dasar, data, teknologi dan manusia)
• Tuntutan excellence
• Tuntutan persaingan global dan ranking
• Tiga tantangan utama: mampu membekali mahasiswa untuk pekerjaan yang belum ada saat ini, teknologi permasalahan yang belum teridentifikasi
• 5 kompetensi : kebutuhan masyarakat, dunia kerja, profesional, generasi muda dan perkembangan ilmu
• Proses yang dipentingkan adalah menjawab kebutuhan pasar
• Pembelajan dalam MK Ekonometrika mengesampingkan asumsi
• MK Mikro dan maksro sebesar 25 persen dari total sks yang diambil

3 .) Kerja Kelompok Merumuskan Hasil FGD
a.) Profil Lulusan
• Ekonom
• Wirausahawan
• Peneliti
• Perencana Pembangunan
• Pengambil Kebijakan

b.) ELO (Expected Learning Outcome)
• Mampu menerapkan konsep dasar makroekonomi dan mikroekonomi dalam pemecahan masalah yang berkaitan dalam pembangunan ekonomi
• Mampu menerapkan prinsip prinsip ekonomi dalam menjalankan wirausaha
• Mampu berperan sebagai asisten peneliti dalam penelitian ekonomi
• Mampu menggunakan analisis ekonomi dalam membuat perencanaan pembangunan
• Mampu mengkaji kebijakan terkait dengan permasalahan ekonomi dan pembangunan

Foto Kegiatan

PRESS RELEASE, FGD Re-analisis Kurikulum Program Studi S1 Manajemen dan Magister Manajemen

Kurikulum pendidikan tinggi perlu disesuaikan dengan perkembangan era digital menghadapi  fenomena Revolusi Industry 4.0. Menghadapi hal tersebut, Fakultas Ekonomi Universitas Terbuka (UT),  berupaya meningkatkan kualitas pembelajaran dengan melaksanakan kegiatan Pengembangan Kurikulum Prodi S1 Manajemen-UT dan Magister Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Terbuka bertempat di Hotel Aston Marina Jakarta tanggal 2 sd 6 Oktober 2019.

Salah satu kegiatan penting adalah Focus Group Discussion (FGD)  yang melibatkan Pakar Kurikulum dari berbagai Perguruan Tinggi terkemuka khususnya pada bidang ilmu Manajemen. Kegiaatan FGD berlangsung dua sesi dimana sesi pertama (penyusunan kurikulum S1 Manajemen-UT) dan dilanjutkan sesi kedua (penyusunan kurikulum Magister Manajemen-UT. Para pakar yang terlibat antara lain: Prof. Musa Hubeis dari Institut Pertanian Bogor, Prof. Martani Husein dari Universitas Indonesia, Dr. BM. Purwanto dari Universitas Gadjah Mada, Dr. Sri Gunawan dari Universitas Airlangga, Dr. Harjum Muharam dari Universitas Diponegoro, Gatot Yudoko, Ph.D. dari Institut Teknologi Bandung, dan Prof. Agus W. Soehadi Ph.D. dari Universitas Prasetya Mulya.

Dr. Zainur Hidayah, S.Pi., M.M. selaku Ketua Jurusan S1 Manajemen-UT menyatakan bahwa dari FGD yang melibatkan para Pakar dari berbagai Perguruan Tinggi ditarik sebuah kesimpulan bahwa peran penting kolaborasi antar perguruan tinggi serta para pemangku kepentingan dalam merumuskan kurikulum yang mengakomodasi kompetensi era Revousi Industri 4.0 dan society 5.0.

Hal senada juga dinyatakan oleh Amalia Kusuma Wardini S.E., M.Com., Ph.D. selaku Ketua Pascasarjana Ekonomi dan Bisnis yang juga mengelola Prodi Magister Manajemen-UT bahwa sejak didirikannya tahun 2004 struktur kurikulum Program Magister Manajemen UT belum pernah mengalami perubahan. FGD ini bertujuan selain memperoleh gambaran tentang bagaimana posisi Magister Manajemen UT saat ini juga memperoleh masukan dari para narasumber mengenai visi-misi, profil lulusan serta learning outcomes Program Magister Manajemen UT ke depan sesuai tuntutan kebutuhan job skill di era IR 4.0 dan Society 5.0. Dalam rangka pengembangan kurikulum baru 2020, Program MM UT perlu memantapkan bilai-nilai dan strategi untuk menghasilkan profesional manajer yang inovatif dan berkearifan lokal.   

Prof. Dr. Ginta Ginting, M.B.A. selaku Wakil Dekan Bidang Akademik Fakultas Ekonomi Universitas Terbuka yang juga Dosen Jurusan Manajemen dan terlibat aktif dalam FGD menyatakan bahwa Program S1 dan S2 Manajemen perlu melakukan breakthrough terhadap kurikulum yang ada saat ini dalam rangka pemenuhan kebutuhan masyarakat kedepan serta mengakomodasi perubahan lanskap bisnis karena disrupsi revolusi industri 4.0.  Kurikulum Prodi Manajemen harus dapat menonjolkan keunikan dengan dukungan e-learning sebagai bagian penting delivery proses pembelajaran.

Setelah dua sesi FGD selesai dilaksanakan, seluruh Dosen Jurusan Manajemen dipimpin oleh Kajur Manajemen kembali berkumpul bersama untuk berdiskusi dan merumuskan hasil FGD dengan juga menghadirkan Narasumber yang merupakan salah satu pakar penyusunan kurikulum dari Universitas Terbuka yaitu Dr. R. Benny Agus Pribadi, M.A.

Program Studi Akuntansi Tinjau Kembali Kurikulum Bersama Para Pakar

Fakultas Ekonomi Universitas Terbuka (FE-UT) menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) dalam rangka pemutakhiran kurikulum Program Studi S-1 Akuntansi di era Revolusi Industri 4.0 dan menyambut masyarakat 5.0. Kegiatan tersebut diselenggarakan di Hotel Aston Marina Jakarta selama 5 hari mulai Rabu hingga Minggu (02/10/2019-06/10/2019). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Wakil Dekan bidang akademik Ibu Prof. Dr. Ginta Ginting MBA, dengan narasumber: Rini Dwiyani Hadiwidjaja, M.Si (Ketua Prodi S1 Akuntansi-UT), Dr. Ancella A. Hermawan, MBA, CA (Perwakilan Akademisi), Prof. Dr. Dian Agustia, SE., M.Si., Ak., CMA, CA dan Dr. Zaenal Fanani, SE., MSA., Ak., CA (Perwakilan Asosiasi) dan Isnaeni Achdiat, SE., M.Ak, CA.,CIA, CISA, CISM, CGEIT dan Ahalik, SE., Ak., MSi., MAk., CMA, CPMA, CPSAK, CPA, DipIFR, CACP, ACPA, CA (Perwakilan Praktisi). Selain itu, acara FGD dihadiri oleh seluruh dosen Jurusan Akuntansi-UT. Sebagai keynote speech terkait pemantapan kurikulum disampaikan oleh Prof. Ir. Tian Belawati, M.Ed. Ph.D, (Pakar di bidang Teknologi Pembelajaran), Prof. Paulina Pannen, M.LS. (Staf Ahli Kemenristek Dikti) dan Prof. Dr. R. Benny Agus Pribadi, M.A. (Pakar di bidang Teknologi Pembelajaran).

Dr. Ali Muktiyanto, S.E., M.Si., Dekan FE, dan juga moderator FGD, mengatakan Prodi S1 Akuntansi-UT perlu terus dikembangkan dan disesuaikan dengan perubahan lingkungan agar dapat menghasilkan lulusan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan perkembangan zaman. Selain itu, kegiatan ini juga merupakan upaya Fakultas Ekonomi-UT untuk semakin meningkatkan eksistensinya sebagai pioneer pencetak lulusan Sarjana Akuntansi yang menggunakan sistem Pendidikan Tinggi Terbuka dan Jarak Jauh (PTTJJ) yang didukung dengan teknologi pembelajaran terkini.

Para pakar mengapresiasi UT atas keseriusannya mengembangkan Akuntansi. Mereka juga mendukung re-analisis kurikulum Prodi S1 Akuntansi-UT yang memadukan pendekatan etika, kewirausahaan dan tanggung jawab sosial dalam sistem PTTJJ untuk mencetak lulusan Akuntansi yang mampu besaing di Era Industri 4.0 dan masyarakat 5.0. Peserta FGD bersepakat perlunya untuk meng-infus sentuhan teknologi digital dan sosial kemanusiaan di setiap Matakuliah. Hal ini diperlukan untuk semakin mewujudkan masyarakat unggul 2050. Hasil FGD ini, selanjutnya akan diramu kembali oleh Prodi S1 Akuntansi-UT menjadi Kurikulum Prodi S1 Akuntansi-UT 2020. Kurikulum ini, akan menjadi benchmarking bagi universitas lain yang juga akan menerapkan pendidikan Sarjana Akuntansi secara daring.

Konsolidasi Program Fakultas Ekonomi Universitas Terbuka Tahun 2019

Di penghujung bulan Juli, tepatnya  Sabtu dan minggu tanggal 27 dan 28 Juli 2019 keluarga besar Fakultas Ekonomi Universitas Terbuka mengadakan konsolidasi program di Le Eminence Ciloto Cisarua Puncak Bogor. Acara yang bertema “Menjalin Kebersamaan dalam Meningkatkan Kinerja”. diikuti oleh seluruh civitas Fakultas Ekonomi dan keluarga  yang ada di UT Pusat.

Setelah istirahat sejenak sesudah menempuh perjalanan selama lebih kurang tiga jam dari Pondok Cabe,  kegiatan konsolidasi program dimulai dengan melakukan permainan kelompok di salah satu ruang hotel, dan sore harinya dilanjutkan dengan  outbound dilapangan terbuka di belakang hotel. Cuaca yang cukup cerah dan terik tidak mengendorkan semangat peserta untuk mengikuti kegiatan luar ruang ini. Beragam permainan dilakukan untuk memupuk kekompakan tim, diantaranya membuat  yel yel kelompok, pemainan instruksi, menyusun stik ke dalam bentuk tertentu, halang rintang dengan mata tertutup dan lain-lain. Kegiatan outbound diakhiri dengan hujan mateor dalam bentuk air yang dilemparkan ke tim yang menjaga  api supaya tidak padam, sampai muncul kata motivasi  “We are the Team”.

Pada malamnya diadakan malam keakraban yang dimulai dengan konsolidasi program pada masing-masing jurusan dan tenaga kependidikan serta acara hiburan. Pada kesempatan ini Fakultas Ekonomi juga melakukan pelepasan teman sejawat, yakni Bapak Soekiyono yang memasuki masa purna bakti setelah mengabdi di Fakultas Ekonomi selama lebih dari tiga puluh tahun. Tidak lupa juga pada kegiatan ini keluarga besar Fakultas Ekonomi, yang dimotori oleh Bapak Tamjuddin turut mengundang beberapa perwakilan petani yang ada disekitar ciloto untuk melakukan penjajakan program Abdimas. Dekan Fakultas Ekonomi, Bapak Ali Muktiyanto dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada partisipasi seluruh peserta dan terus menjaga serta meningkatkan semangat kebersamaan dan kinerja seluruh karyawan Fakultas Ekonomi karena akan tantangan yang akan semakin berat di masa yang akan datang.

Kegiatan ini diakhiri pada siang hari setelah paginya mengadakan kegiatan lomba renang yang diikuti juga oleh perwakilan program studi dan tenaga kependidikan. Diharapkan dengan konsolidasi program dapat lebih memupuk semangat kebersamaan yang selama ini telah terbina dan kinerja Fakultas Ekonomi sebagai salah satu unit kerja yang berprestasi di Universitas juga dapat dipertahanankan dan ditingkatkan.